Keraton Surakarta Beri Dukungan untuk Haul Solo ke-115, Siapkan Alun-Alun hingga Tempat Menginap Jamaah

 


Jum'at, 2 Oktober 2026

Faktakini.info, Jakarta - Dukungan terhadap pelaksanaan Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi ke-115 terus mengalir. Karaton Surakarta Hadiningrat bersama Pemerintah Kota Surakarta melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan jamaah dari berbagai daerah dalam rangkaian Haul Solo 2026.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pembersihan kawasan Alun-Alun Utara dan Alun-Alun Selatan Keraton Surakarta pada Rabu, 30 September 2026. Selain menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan keraton, sejumlah fasilitas juga disiapkan untuk membantu jamaah yang datang ke Solo.

Fasilitas tersebut antara lain tenda, MCK, area parkir serta tempat beristirahat atau menginap bagi peserta haul. Tenda bantuan TNI akan ditempatkan di kawasan Alun-Alun Utara dan Alun-Alun Selatan, sementara tempat menginap sederhana disediakan di kawasan Pakularan.

Kawasan Sasana Sumewa juga disiapkan untuk mendukung kebutuhan jamaah. Selain menjadi lokasi pagelaran, kawasan tersebut akan dimanfaatkan sebagai tempat menginap peserta haul yang datang dari berbagai daerah.

Langkah tersebut menunjukkan keterlibatan Keraton Surakarta dalam mendukung kelancaran salah satu agenda keagamaan besar yang setiap tahunnya menghadirkan jamaah dalam jumlah besar ke Kota Solo. Pemerintah pusat melalui Indonesia Travel juga mencatat Haul Solo sebagai salah satu kegiatan keagamaan besar yang menarik jamaah dari berbagai daerah dan mancanegara.

Anggota Tim Hukum Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta Hadiningrat, KPH Eddy Wirabhumi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Surakarta yang ikut turun tangan dalam persiapan tersebut.

“Yang pertama tentu terima kasih kepada Pemerintah Kota Surakarta. Pak Wali melalui dinas-dinas terkait hari ini bersama-sama dengan keraton melakukan kegiatan pembersihan kawasan Alun-Alun Utara dan Alun-Alun Selatan,” kata Eddy, Rabu (30/9/2026).

Menurut Eddy, persiapan kawasan bukan semata-mata untuk menyambut kedatangan jamaah, tetapi juga sebagai upaya menjaga kawasan budaya Keraton Surakarta tetap bersih dan tertata selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Ia berharap para peserta haul juga ikut menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan kawasan yang sudah bersih, mudah-mudahan para peserta juga ikut menyadari pentingnya menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan. Ini sekaligus menjadi bentuk rasa cinta kita terhadap kebudayaan sendiri,” ujarnya.

Dukungan Keraton juga terlihat dari keterlibatan sejumlah unsur internal keraton dalam kerja bakti. Sekitar 250 personel dari berbagai unsur dilaporkan ikut membersihkan kawasan Alun-Alun Utara sebagai bagian dari persiapan rest area jamaah.

KRMH Djoyo Adilogo, cucu PB XII dan putra GKR Galuh Kencana, mengatakan sejumlah fasilitas tambahan juga dipersiapkan di kawasan Sasana Sumewa.

“Di kawasan alun-alun ini akan kita persiapkan tenda, MCK, dan tempat parkir. Kemudian di dalam Sasana Sumewa juga akan ada pagelaran sekaligus tempat untuk menginap para peserta haul dari berbagai daerah,” ujar Djoyo Adilogo.

Sinergi untuk kelancaran Haul Solo

Persiapan tidak hanya dilakukan oleh Keraton dan Pemkot. Aparat keamanan juga menyiapkan pengamanan terpadu untuk mengantisipasi kepadatan jamaah dan kendaraan selama rangkaian Haul Solo ke-115.

Polresta Surakarta menyiapkan 488 personel gabungan yang terdiri dari 312 personel Polri, 56 personel BKO TNI, 60 personel Satpol PP dan 60 personel Dinas Perhubungan. Pengamanan tersebut mencakup keamanan jamaah, ketertiban, lalu lintas serta pelayanan masyarakat.

Sejumlah rekayasa lalu lintas juga disiapkan pada 2-4 Oktober 2026 untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas di kawasan Pasar Kliwon dan sekitar Masjid Riyadh. Masyarakat yang tidak berkepentingan menuju lokasi haul diimbau menggunakan jalur alternatif.

Rangkaian utama Haul Solo ke-115 berpusat di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, Surakarta. Agenda tersebut menjadi salah satu tradisi tahunan yang mempertemukan jamaah dari berbagai daerah untuk mengenang dan mendoakan Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, ulama yang dikenal sebagai penyusun kitab Simthud Duror.

Dengan ikut menyiapkan kawasan keraton, fasilitas istirahat hingga sarana pendukung jamaah, Karaton Surakarta menunjukkan keterlibatannya dalam membantu kelancaran Haul Solo ke-115 sekaligus membuka ruang bagi para peserta untuk mengenal lingkungan dan warisan budaya Keraton Surakarta.

Keraton berharap kedatangan jamaah dalam jumlah besar dapat berlangsung dengan tertib, nyaman dan tetap menghormati kebersihan serta kawasan budaya yang menjadi bagian penting dari sejarah Kota Solo.

Foto: Persiapan dan pembersihan alun-alun Keraton Surakarta menjelang Haul Habib Ali ke-115.Foto: Istimewa