2 Habib Masuk Wantimpres Prabowo! Quraish Shihab dan Salim Segaf Al-Jufri Dilantik Bersama Rocky Gerung
Jum'at, 2 Oktober 2026
Faktakini.info, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Menariknya, komposisi Wantimpres kali ini diisi sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang, termasuk dua tokoh ulama yang dikenal luas, yakni Prof. KH Muhammad Quraish Shihab dan Dr. Salim Segaf Al-Jufri.
Selain dua tokoh tersebut, nama Rocky Gerung juga masuk dalam jajaran Wantimpres yang dilantik Prabowo.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden tentang pengangkatan keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden. Dalam susunan yang diumumkan saat pelantikan, Pratikno dipercaya menjadi Ketua Wantimpres merangkap anggota, sedangkan Muhammad Hatta Rajasa menjadi Wakil Ketua.
Sementara Muhammad Qodari dipercaya sebagai sekretaris.
Adapun sejumlah tokoh yang masuk dalam jajaran Wantimpres antara lain:
1. Pratikno – Ketua merangkap anggota
2. Muhammad Qodari
3. Muhammad Hatta Rajasa
4. Agum Gumelar
5. Soekarwo
6. Dato Sri Tahir
7. Ignasius Jonan
8. Budi Gunawan
9. Mohammad Jusuf Hamka
10. KH Said Aqil Siradj
11. KH Yahya Cholil Staquf
12. Prof. KH Muhammad Quraish Shihab
13. Anwar Usman
14. Chairul Tanjung
15. Bambang Soesatyo
16. Shinta Nuriyah Wahid
17. Philip Kuncoro Wijaya
18. Ida Bagus Purwalaksana
19. Dr. Salim Segaf Al-Jufri
20. Budi Tanuwibowo
21. Yusuf Wanandi
22. KH Anwar Iskandar
23. Rocky Gerung
24. Margarito Kamis
25. Muhammad Hatta
Sejumlah tokoh tersebut terlihat hadir di Istana Negara sebelum prosesi pelantikan, termasuk Salim Segaf Al-Jufri, Quraish Shihab, Rocky Gerung, Anwar Usman, Agum Gumelar, Chairul Tanjung, Budi Gunawan dan sejumlah tokoh lainnya.
Dua Tokoh Ulama
Masuknya Quraish Shihab dan Salim Segaf Al-Jufri menjadi salah satu perhatian dalam susunan Wantimpres baru.
Quraish Shihab dikenal sebagai cendekiawan dan ulama yang memiliki rekam jejak panjang dalam bidang tafsir, pendidikan, dan pemikiran Islam. Ia pernah menjabat Menteri Agama serta merupakan pendiri Pusat Studi Al-Qur'an.
Sementara Salim Segaf Al-Jufri merupakan ulama dan politikus yang pernah menjabat Menteri Sosial pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh penting Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dengan demikian, keduanya membawa latar belakang keilmuan dan pengalaman pemerintahan dalam memberikan nasihat serta pertimbangan kepada Presiden.
Rocky Gerung Juga Masuk
Nama lain yang cukup mencuri perhatian adalah Rocky Gerung.
Akademisi dan pengamat politik tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pengkritik keras pemerintahan Joko Widodo. Namun kini Rocky justru masuk ke dalam lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.
Sebelum pelantikan, Rocky sempat terlihat datang ke Istana Negara dengan mengenakan jas dan kemeja putih. Ketika ditanya wartawan mengenai kehadirannya dan kemungkinan dirinya dilantik sebagai Wantimpres, Rocky tidak memberikan penjelasan panjang. Ia hanya mengatakan, "Ini gua ada acara radical break. Udah."
Tak lama kemudian, Rocky dipastikan masuk dalam jajaran Wantimpres yang dilantik.
Dari Berbagai Latar Belakang
Komposisi Wantimpres baru memperlihatkan keterlibatan tokoh dengan latar belakang yang beragam, mulai dari ulama, akademisi, mantan pejabat negara, politisi, pengusaha, hingga pengamat politik.
Selain Quraish Shihab, Salim Segaf Al-Jufri dan Rocky Gerung, terdapat pula nama Budi Gunawan, Anwar Usman, Agum Gumelar, Hatta Rajasa, Chairul Tanjung, Ignasius Jonan, Yahya Cholil Staquf, Said Aqil Siradj, Shinta Nuriyah Wahid, Margarito Kamis dan sejumlah tokoh lainnya.
Wantimpres merupakan lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. Keberadaan lembaga tersebut memiliki dasar konstitusional dalam Pasal 16 UUD 1945 dan diatur lebih lanjut dalam UU Nomor 19 Tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 64 Tahun 2024.
Dengan dilantiknya jajaran baru tersebut, Prabowo kini memiliki forum pertimbangan yang diisi tokoh-tokoh dengan latar belakang dan pengalaman yang cukup beragam.
Dua ulama, Quraish Shihab dan Salim Segaf Al-Jufri, serta akademisi Rocky Gerung menjadi bagian dari jajaran tersebut.
