Keakraban Habib Rizieq dan Ustadz Oktri Sastrawan di Arab Saudi, Terjalin Sejak 2019

 



Kamis, 22 Januari 2026

Faktakini.info, Jakarta - Hubungan keakraban antara Imam Besar Habib Rizieq Syihab, dengan Ustadz Oktri Sastrawan, SE, Ketua Yayasan Cahaya Hati, telah terjalin erat sejak tahun 2019 di Arab Saudi. Kedekatan tersebut terbangun melalui berbagai aktivitas dakwah, silaturahmi, serta kerja-kerja sosial yang dilakukan bersama jamaah.

Pada tahun 2019, Yayasan Cahaya Hati yang dipimpin Ustadz Oktri Sastrawan, SE, menggelar kegiatan dakwah bersama jamaah di Kota Mekkah. Kegiatan tersebut diisi langsung oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan berlangsung dengan penuh hikmah serta keberkahan. 

Jamaah yang hadir merasakan suasana dakwah yang menyejukkan, sarat nasihat keislaman, sekaligus diwarnai canda dan humor yang membangkitkan semangat.

Selain kegiatan dakwah, pada tahun yang sama Ustadz Oktri Sastrawan, SE, juga telah menggalang dana untuk umat bersama Jamaah Cahaya Hati di Pekanbaru. Intensitas pertemuan yang sering membuat Ustadz Oktri semakin mengenal pribadi Habib Rizieq Shihab secara dekat.

Menurut Ustadz Oktri, Habib Rizieq Shihab dikenal tegas dan keras dalam menentang kezaliman serta kemaksiatan. Namun di sisi lain, beliau memiliki pribadi yang lembut terhadap kebaikan dan umat. Dalam setiap ceramahnya, Imam Besar kerap menyelipkan humor dan canda tawa, sehingga pesan dakwah dapat diterima dengan ringan namun tetap mengena. Hal inilah yang kemudian mendorong Ustadz Oktri Sastrawan, SE, berkomitmen untuk “satu komando” bersama Habib Rizieq Shihab.

Kehadiran rombongan Jamaah Yayasan Cahaya Hati dari Pekanbaru ke Arab Saudi juga menunjukkan besarnya kerinduan umat untuk bertemu dengan dzurriyah (keturunan) Baginda Nabi Muhammad SAW. Kerinduan tersebut membuat banyak orang rela menempuh perjalanan jauh demi bersilaturahmi dan mengambil keberkahan.

Setelah mendapatkan amanah dan berada dalam satu komando bersama Habib Rizieq Shihab dan FPI, Ustadz Oktri Sastrawan, SE, semakin aktif dalam kegiatan sedekah dan bantuan kemanusiaan. Bersama HILMI FPI Sumut yang dipimpin H. Husni Hasan, serta Mahkamah Front FPI yang diwakili Habib Hud Al-Atthos dan Habib Hamid Al-Atthos, juga didukung City Cost Syariah, berbagai aksi sosial terus digerakkan.

Yayasan Cahaya Hati bersama HILMI FPI Sumut, Mahkamah Front FPI Sumut, dan City Cost Syariah tercatat telah terjun langsung membantu masyarakat di berbagai lokasi bencana alam, antara lain di Malang, Sumatera Barat, Mandailing Natal, Medan, hingga Aceh.
Mengenang sosok Imam Besar, Ustadz Oktri Sastrawan, SE, menyampaikan kekagumannya saat berada di Arab Saudi pada tahun 2019.

“Imam Besar memiliki jiwa yang kuat sehingga mampu memikul beban yang demikian berat. Seorang ulama yang tak terbeli, pernah dibui hingga dua kali, dan semua itu dijalani dengan sabar dan tawakal,” ujarnya.

Keakraban dan kerja sama yang terjalin sejak 2019 tersebut hingga kini terus menjadi fondasi dalam perjuangan dakwah dan aksi kemanusiaan demi umat dan bangsa.