Tundukkan Kepala, Tak Salaman, Lalu Hantam Israel 3-0: Sikap Timnas Irlandia Menuai Pujian Dunia

 


Senin, 28 September 2026

Faktakini.info, Jakarta -  Timnas Republik Irlandia menuai pujian dunia setelah menunjukkan sejumlah sikap simbolis dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Israel di Nagyerdei Stadium, Debrecen, Hungaria, Ahad (27/9/2026).

Bukan hanya karena hasil pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak 3-0, perhatian publik juga tertuju pada sikap para pemain Irlandia sebelum pertandingan dimulai.

Saat lagu kebangsaan Israel diperdengarkan, para pemain Irlandia terlihat menundukkan kepala. Mereka juga mengenakan ban lengan hitam sebagai bentuk penghormatan kepada para korban konflik.

Selain itu, seremoni salaman yang biasanya dilakukan kedua kesebelasan sebelum pertandingan juga tidak berlangsung. Kedua tim tidak melakukan pertukaran panji kapten maupun jabat tangan sebelum kick-off. Kapten Irlandia, Dara O'Shea, juga tidak bersalaman dengan kapten Israel, Manor Solomon.

Sikap tersebut telah diberitahukan sebelumnya kepada UEFA dan menjadi bagian dari kontroversi yang menyelimuti pertandingan tersebut.

Tak Banyak Bicara, Langsung Menggila di Lapangan

Setelah rangkaian seremoni yang menjadi sorotan, pertandingan pun dimulai.

Irlandia langsung tampil agresif. Hanya dalam waktu sekitar 25 menit, mereka sudah unggul tiga gol.

Troy Parrott membuka keunggulan Irlandia pada menit ke-14. Dua menit berselang, Adam Idah menggandakan skor menjadi 2-0.

Irlandia kemudian semakin menjauh melalui Jack Moylan pada menit ke-25. Skor 3-0 tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Moylan bahkan melakukan selebrasi yang kembali menjadi perhatian. Setelah mencetak gol, ia melepas ban lengan hitamnya, kemudian mencium ban tersebut dan lambang di jersey Irlandia.

Sementara itu, Parrott merayakan gol pembuka dengan gestur tangan berbentuk hati.

Laga Dibayangi Polemik Konflik Gaza

Pertandingan tersebut berlangsung di tengah perdebatan panjang di Irlandia mengenai keputusan tetap menghadapi Israel.

Sebelumnya, sejumlah pihak di Irlandia menyerukan agar pertandingan tersebut diboikot. Lebih dari 160 atlet Irlandia disebut telah menandatangani surat terbuka yang meminta Football Association of Ireland (FAI) mempertimbangkan kembali keikutsertaan dalam pertandingan melawan Israel.

Namun, mayoritas pemain akhirnya memilih tetap menjalani pertandingan.

Kiper Irlandia Gavin Bazunu menjadi pemain yang memilih tidak tampil. Ia menyatakan bahwa berdasarkan keyakinan pribadinya, ia merasa tidak tepat untuk ikut dalam pertandingan tersebut terkait kematian warga sipil. Bazunu juga tidak ikut dalam pertandingan berikutnya melawan Israel yang dijadwalkan 4 Oktober di Serbia.

Pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson, sebelumnya mengakui adanya ketidaknyamanan di antara sebagian pemain terkait pertandingan tersebut. Namun, setelah pertandingan berlangsung, fokus tim beralih kepada hasil di lapangan.

Israel Dapat Kritik dari Dalam Negeri Irlandia, Irlandia Dapat Respons dari Israel

Sikap para pemain Irlandia mendapat perhatian luas, termasuk dari pihak Israel.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengkritik tindakan Irlandia dan menuduh negara tersebut berada di “sisi sejarah yang salah”. Pernyataan tersebut disampaikan setelah aksi para pemain Irlandia sebelum dan selama pertandingan.

Di sisi lain, pihak Irlandia sebelumnya menjelaskan bahwa penggunaan ban lengan hitam dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan terhadap seluruh korban yang kehilangan nyawa dalam konflik.

Pertandingan akhirnya tetap berjalan sesuai jadwal.

Dan di atas lapangan, Irlandia memberikan jawaban melalui sepak bola.

Israel 0-3 Republik Irlandia.

Tiga gol dalam 25 menit pertama memastikan kemenangan telak Irlandia sekaligus membuat pertandingan tersebut menjadi salah satu laga yang paling banyak diperbincangkan dalam pekan ini.

Bagi para pemain Irlandia, pesan mereka tidak hanya terlihat melalui tindakan sebelum pertandingan, tetapi juga melalui penampilan mereka selama 90 menit di lapangan.

Tundukkan kepala. Tak ada salaman. Lalu tiga gol bersarang di gawang Israel. 🇮🇪⚽