Maulid, Haul Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani dan Milad ke-37 PPS Al-Futuhiyah Dihadiri Puluhan Ribu Jamaah, Habib Rizieq Bahas Dalil Maulid
Kamis, 24 September 2026
Faktakini.info, Jakarta - Peringatan Maulidur Rasul ﷺ, Haul Tuan Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani RA, Milad ke-37 Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Al-Futuhiyah, serta tasyakuran Tasmi’ Khotmil Qur’an 30 Juz digelar di PPS Al-Futuhiyah, Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten.
Kegiatan yang berlangsung Rabu malam, 23 September 2026, selepas salat Isya hingga selesai, tersebut dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah.
Sejumlah ulama, habaib, tokoh masyarakat dan para undangan turut hadir. Di antaranya Imam Besar Habib Rizieq Syihab (IBHRS) serta Imam DPP FPI Pusat KH Ahmad Qurthubi Jaelani.
Acara tersebut merupakan rangkaian MHM yang menggabungkan empat momentum keagamaan, yakni peringatan kelahiran Nabi Muhammad ﷺ, haul Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani RA, milad ke-37 PPS Al-Futuhiyah, serta tasyakuran atas terselenggaranya Tasmi’ Khotmil Qur’an 30 Juz.
Habib Rizieq Paparkan Dalil Maulid dan Haul
Dalam tausiyahnya yang disaksikan Faktakini.info, Habib Rizieq Syihab mengulas panjang lebar mengenai landasan pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan yang selama ini menjadi bagian dari tradisi umat Islam, termasuk Maulid Nabi, haul dan ziarah.
Habib Rizieq menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut tidak semestinya langsung dinilai sebagai amalan yang tidak memiliki dasar agama. Menurut penjelasannya, terdapat pembahasan mengenai landasannya melalui Al-Qur’an, Hadits, Ijma’ dan Qiyas.
Ia juga menjelaskan adanya perbedaan antara peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ dengan haul para ulama, wali dan orang-orang saleh.
Dalam penjelasannya, kedudukan Rasulullah ﷺ menjadi salah satu pembahasan penting dalam konteks Maulid, sementara haul para ulama dan wali berkaitan dengan momentum wafatnya tokoh yang dikenang sekaligus mengambil pelajaran dari perjalanan hidup dan keteladanannya. Selengkapnya ceramah Habib Rizieq bisa disimak dalam link IBTV berikut ini: https://youtube.com/live/oceH7lwCs5A?feature=share
KH Ahmad Qurthubi Ungkap Karomah Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani
Sementara itu, KH Ahmad Qurthubi Jaelani banyak mengangkat kisah dan karomah yang dinisbatkan kepada Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani RA dalam tausiyahnya.
Ia menyampaikan bahwa karomah para Waliyullah merupakan bagian yang dikenal dalam khazanah keislaman. Karena itu, keberadaan karomah tidak semestinya serta-merta dianggap sebagai cerita khurafat.
Namun, KH Ahmad Qurthubi juga memberikan catatan penting. Ia mengingatkan jamaah agar tidak sembarangan menerima seluruh cerita mengenai para wali.
Menurutnya, kisah-kisah tentang karomah sebaiknya dipelajari melalui sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga tidak tercampur dengan cerita yang tidak benar atau kisah yang berkembang tanpa dasar yang jelas.
Pesan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembahasan mengenai pentingnya menjaga tradisi keilmuan ketika membaca sejarah dan manaqib para ulama serta Waliyullah.
Digelar di PPS Al-Futuhiyah
Peringatan tersebut digelar di kompleks PPS Al-Futuhiyah, Jalan Raya Cipanas–Warung Banten KM 4, Kampung Banjar Pahingyeun, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten.
Selain menjadi momentum memperingati Maulid Nabi ﷺ dan Haul Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani RA, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari perjalanan 37 tahun PPS Al-Futuhiyah serta ungkapan syukur atas kegiatan Tasmi’ Khotmil Qur’an 30 Juz.
Antusiasme jamaah yang memadati lokasi membuat acara berlangsung dalam suasana khidmat hingga selesai. Kehadiran para ulama dan habaib juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum silaturahmi sekaligus penguatan tradisi keagamaan masyarakat.
Kegiatan ini disiarkan secara langsung di IBTV, berikut ini liputan selengkapnya. Klik:
https://youtube.com/live/oceH7lwCs5A?feature=share
