Umat Islam Jakarta Utara Desak Event Chivas Regal 31 Oktober Dibatalkan
Ahad, 20 September 2026
Faktakini.info, Jakarta - Perwakilan umat Islam dan masyarakat Jakarta Utara menemui Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Syahmudrian Lubis dalam audiensi terkait rencana event yang dikaitkan dengan brand Chivas Regal pada 31 Oktober 2026.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat meminta Ancol mengambil langkah agar kegiatan itu dibatalkan. Mereka menilai rencana acara tersebut berpotensi menimbulkan keresahan dan mempertanyakan kesesuaiannya dengan kawasan Ancol sebagai destinasi wisata keluarga.
Syahmudrian Lubis menyampaikan bahwa pihak penyelenggara disebut belum memegang izin yang dimaksud dan masih dalam proses. Ia juga menjelaskan bahwa lokasi kegiatan dikelola pihak lain berdasarkan hubungan kontraktual dengan Ancol, sehingga kewenangan Ancol memiliki batas.
Masyarakat kemudian mendorong Ancol mengambil langkah konkret untuk mencegah acara tersebut terlaksana dan meminta persoalan itu diselesaikan sebelum 31 Oktober.
Dirut Ancol Akui Izin Event Chivas Regal 31 Oktober Belum Didapat, Tapi Promosi di Sosmed Masih Berjalan?
Dalam audiensi terkait rencana event Chivas Regal pada 31 Oktober 2026 di kawasan ABC/Ancol Beach City, Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Syahmudrian Lubis menyebut pihak penyelenggara belum mendapatkan izin dan prosesnya masih berjalan.
Syahmudrian juga mengungkapkan telah berdiskusi dengan Kapolres Jakarta Utara mengenai kegiatan tersebut.
Namun, di tengah status izin yang disebut masih berproses, promosi dan penjualan tiket event tetap muncul di media sosial. Terkait hal itu, Syahmudrian menyatakan aktivitas tersebut berada di luar kendali langsung pihak Ancol.
Ia juga menjelaskan kewenangan Ancol terhadap lokasi ABC tidak sepenuhnya berada di tangan manajemen karena adanya hubungan kontraktual dengan pihak pengelola.
Ketika ditanya apakah kegiatan tersebut dapat dihentikan, Syahmudrian menyebut Ancol bisa menghentikannya dengan dukungan aparat penegak hukum.
Jika izin kegiatan memang belum diperoleh, bagaimana status promosi dan penjualan tiket yang masih berjalan di media sosial?



