Iran Permalukan AS! Bendera Amerika Diinjak-injak di Perayaan HUT ke-47 Revolusi Islam

 


Sabtu, 14 Februari 2026
 
Faktakini.info, Jakarta - Sejumlah peti mati yang dibalut bendera Amerika Serikat (AS) dijadikan latar foto oleh warga Iran.

Peti-peti tersebut dipajang selama perayaan hari jadi ke-47 Revolusi Islam di Teheran pada Rabu (11/2/2026).

Sambil memegang bendera nasional, anak-anak tampak begitu antusias berfoto di atas tumpukan peti mati tersebut.

Masing-masing peti dilengkapi dengan nama serta foto komandan militer Amerika Serikat (AS) dan NATO.

Mereka antara lain Laksamana Brad Cooper dari Komando Pusat AS dan Kepala Staf Angkatan Darat AS Randy George.

Kemudian Mayor Jenderal Curtis Bass dari Angkatan Udara AS serta Kolonel Benjamin W. Couchman, Komandan Sayap Ekspedisi Udara ke-380.

Terakhir, Jenderal Alexus Grynkewich dari NATO yang menjabat sebagai Komandan Tertinggi Sekutu di Eropa.

Perayaan tersebut dihadiri ribuan warga Iran karena merupakan agenda penting yang digelar setahun sekali.

Warga dapat menyaksikan deretan senjata canggih yang dipamerkan di pusat kota.

Sehari sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan warga untuk berpartisipasi dalam perayaan hari jadi Revolusi Islam.

Tujuannya untuk mengirim pesan kepada dunia bahwa rakyat Iran bersatu, terlepas dari berbagai tantangan dan kesulitan. (Tribun Video)

Foto 1: Warga Iran tampak berfoto dengan deretan peti mati berbalut bendera Amerika Serikat pada Rabu (11/2/2026).(Tribun Network) 

Foto 2:Momen ini menjadi bagian dari perayaan hari jadi ke-47 Revolusi Islam Iran.(Tribun Network)

Foto 3: Ribuan warga Iran turun ke jalan untuk merayakan hari jadi ke-47 Revolusi Islam. (Tribun Network)