HILMI FPI Ciamis dkk Bangun Rumah Kang Somal yang 32 Tahun Reyot

 


Selasa, 17 Februari 2026

Faktakini.info, Jakarta - Rumah Kang Somal yang 32 Tahun Reyot Kini Berdiri Kokoh Berkat Kolaborasi Kemanusiaan. Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kembali menjadi bukti nyata kepedulian sosial di Kabupaten Ciamis. Setelah lebih dari 32 tahun tinggal di rumah reyot yang nyaris tak layak huni, keluarga Kang Somal di Kampung Bojong, Desa Padamulya RT/RW 04/11, Kecamatan Cihaurbeuti, akhirnya dapat menempati rumah yang lebih layak dan aman.

Kang Somal diketahui merupakan seorang penyandang disabilitas sejak lahir. Dengan kondisi fisik yang terbatas, beliau tetap berjuang menjalani kehidupan sehari-hari di tengah keterbatasan ekonomi. Untuk memenuhi kebutuhan makan saja sering kali mengalami kesulitan, apalagi untuk membangun rumah yang layak huni. Rumah yang selama ini ditempati berdinding lapuk dan rapuh, menjadi gambaran nyata masih adanya persoalan RTLH di wilayah Kabupaten Ciamis.

Melihat kondisi tersebut, Front Persaudaraan Islam Kabupaten Ciamis melalui sayap juangnya HILMI bergerak bersama berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi kemanusiaan terjalin dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kecamatan Cihaurbeuti, Bakti Karya Mandiri (KBM), Amil Zakat Hidayah Berbagi Indonesia (HBI), UPZ Desa Padamulya, serta para donatur se-Desa Padamulya.

Program pembangunan rumah dimulai pada 25 Januari 2026 dan rampung pada 15 Februari 2026. Dalam prosesnya, HILMI memberikan bantuan berupa 1 dam truk pasir dan 4 zak semen sebagai bagian dari dukungan material pembangunan.

Kerja sama yang solid antar lembaga dan masyarakat membuahkan hasil yang membahagiakan. Rumah Kang Somal kini berdiri lebih kokoh, lebih aman, dan lebih manusiawi untuk ditempati, memberikan kenyamanan bagi seorang penyandang disabilitas yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Sebagai bentuk rasa syukur, pada Minggu, 15 Februari 2026, dilaksanakan acara syukuran rumah yang dihadiri oleh Ketua HILMI Ciamis, perwakilan PPDI Kecamatan Cihaurbeuti, aparat desa, Sekretaris Desa, MUI Desa Padamulya, UPZ Desa Padamulya, Ibu Camat Cihaurbeuti, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi simbol bahwa kepedulian dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Kolaborasi lintas organisasi dan dukungan para donatur membuktikan bahwa persoalan kemanusiaan dapat diselesaikan bersama, terutama bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian lebih.

Program ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi berbagai pihak untuk terus bergerak membantu masyarakat kurang mampu, khususnya dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Ciamis.

Karena sejatinya, membangun rumah bukan sekadar menyusun bata dan semen — tetapi memulihkan martabat, menghadirkan keadilan sosial, dan menyalakan kembali harapan hidup yang lebih layak.