Ribuan Massa Gelar Aksi Bela Palestina di Kawasan Monas, Serukan Solidaritas untuk Gaza
Ahad, 18 Oktober 2026
Faktakini.info, Jakarta - Ribuan massa memadati kawasan Bundaran Bank Indonesia, dekat Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Ahad (18/10/2026), dalam aksi bertajuk “Konser Solidaritas Lawan Zionis Israel Sekarang”. Aksi tersebut menjadi ajang penyampaian aspirasi masyarakat Indonesia untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina sekaligus menolak berbagai kebijakan Israel terhadap rakyat Palestina.
Aksi solidaritas ini dihadiri Ketua Umum DPP Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Muhammad bin Hussein Alatas, bersama sejumlah tokoh lainnya. Kehadiran para tokoh tersebut menambah perhatian terhadap kegiatan yang mengangkat isu Palestina dan situasi kemanusiaan di Gaza.
Dalam aksi tersebut, peserta menyuarakan dukungan terhadap rakyat Palestina yang terus menghadapi dampak konflik berkepanjangan. Mereka menyerukan agar masyarakat internasional tidak mengabaikan penderitaan warga sipil serta terus mendorong penghentian agresi dan terwujudnya kemerdekaan Palestina.
Para peserta juga menyoroti kekhawatiran terhadap upaya pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel dan dukungan Amerika Serikat terhadap Israel. Mereka mengingatkan bahwa perjuangan membela Palestina membutuhkan konsistensi, kepedulian, dan solidaritas dari berbagai kalangan.
Selain menyuarakan dukungan bagi Palestina, aksi tersebut turut mengangkat penolakan terhadap rencana konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di Indonesia. Penolakan itu didasarkan pada tudingan bahwa Bocelli memiliki kedekatan dengan pihak-pihak pendukung Israel, termasuk sejumlah peristiwa yang menjadi sorotan kalangan pembela Palestina.
Sikap tersebut mencerminkan keberatan para peserta aksi terhadap kehadiran figur publik yang mereka nilai memiliki keterkaitan dengan pihak pendukung Israel. Mereka menghendaki agar persoalan Palestina turut menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan kegiatan hiburan berskala internasional di Indonesia.
Isu Andrea Bocelli sebelumnya juga menjadi sorotan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Buya Anwar Abbas, yang mendesak pemerintah mengkaji dan melarang rencana konser tersebut. Desakan itu berkaitan dengan sejumlah peristiwa dalam rekam jejak Bocelli yang dinilai perlu mendapat perhatian di tengah situasi konflik Israel-Palestina.
Aksi di kawasan Monas ini kembali memperlihatkan bahwa persoalan Palestina tetap menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Dukungan terhadap Palestina tidak hanya disampaikan melalui demonstrasi, tetapi juga melalui bantuan kemanusiaan, penggalangan dana, dan berbagai upaya untuk mendorong perlindungan hak-hak rakyat Palestina.
Melalui aksi tersebut, peserta menyerukan agar solidaritas bagi Palestina terus dijaga dan penderitaan warga Gaza tidak dilupakan. Mereka juga mendorong pemerintah serta masyarakat untuk terus memberikan perhatian terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan dan hak menentukan masa depan mereka sendiri.



