Satu Bulan Pasca-Gempa Flores: HILMI FPI Salurkan Bantuan ke 50 Titik Kemanusiaan
Senin, 21 September 2026
Faktakini.info, Jakarta - Genap sebulan sejak gempa bumi mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), proses pemulihan kehidupan warga terdampak masih terus berlangsung.
Menjawab kondisi tersebut, relawan dari Yayasan Hilal Merah Islam (HILMI) FPI konsisten turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Aksi kemanusiaan yang berlangsung sejak 17 Agustus hingga 17 September 2026 ini berfokus pada penyaluran logistik di tiga wilayah terdampak utama, yaitu Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Ende.
Dalam periode satu bulan penanganan, bantuan telah didistribusikan ke 50 titik lokasi. Kehadiran para relawan berhasil menjangkau hampir 200 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar lebih dari 800 jiwa yang membutuhkan.
Bantuan Logistik dan Tempat Berlindung
Paket bantuan yang disalurkan secara langsung kepada warga meliputi:
* Bahan pangan pokok (sembako) dan sayur-sayuran.
* Terpal untuk tempat bernaung sementara.
* Seng untuk pembangunan atap masjid darurat.
Pendistribusian dilakukan secara bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk memastikan warga di daerah terisolir maupun yang belum tersentuh bantuan dapat memenuhi kebutuhan dasar harian mereka.
Komitmen Kemanusiaan FPI dari Masa ke Masa
Aksi tanggap bencana di Flores ini menegaskan rekam jejak Front Pembela Islam (FPI)—melalui sayap kemanusiaannya seperti HILMI—yang sejak dahulu aktif dan sigap berada di garis terdepan dalam merespons berbagai bencana alam serta aksi sosial di tanah air. Rekam jejak bantuan kemanusiaan ini terus dilanjutkan guna mendampingi masyarakat melewati fase-fase sulit pasca-bencana.
Pendampingan bagi warga terdampak gempa di Flores dipastikan akan terus berjalan selama masa pemulihan masih dibutuhkan. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program aksi kemanusiaan dan bencana alam ini, penyaluran donasi dapat dilakukan melalui Yayasan HILMI Persaudaraan Islam.
Sumber: HILMI FPI

