Hampir 600 Pemukim Israel Masuk Kompleks Al-Aqsa, Akses Warga Palestina Dibatasi
Senin, 14 September 2026
Faktakini.info, Jakarta - Situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa kembali menjadi sorotan. Sebanyak 593 pemukim Israel dilaporkan memasuki kompleks suci tersebut di Yerusalem Timur pada 14 September 2026.
Menurut laporan yang dikutip Metro TV, jumlah tersebut meningkat dibandingkan data sebelumnya yang mencatat sekitar 480 orang. Mereka memasuki kompleks melalui Gerbang Mughrabi atau Bab al-Maghariba dengan pengawalan pasukan Israel.
Pada saat bersamaan, akses warga Palestina ke kawasan tersebut dilaporkan dibatasi.
Peristiwa ini berlangsung di tengah meningkatnya seruan dari kelompok-kelompok yang mengaitkan aktivitas keagamaan Yahudi dengan kawasan kompleks Al-Aqsa.
Situasi tersebut kembali memunculkan kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di salah satu situs paling sensitif di Yerusalem.
Al-Aqsa merupakan situs suci bagi umat Islam sekaligus kawasan yang menjadi titik sengketa dan ketegangan antara Israel dan Palestina.
Perkembangan di kompleks tersebut pun terus menjadi perhatian dunia internasional, khususnya karena setiap perubahan status quo di kawasan Al-Aqsa berpotensi memicu reaksi luas.
Hingga kini, perkembangan situasi di Yerusalem Timur masih terus dipantau.
