Upacara HUT ke-81 RI di MS Megamendung, Ketum FPI Ajak Santri Isi Kemerdekaan dengan Ilmu dan Takwa

 

Sabtu, 22 Agustus 2026

Faktakini.info, Jakarta - Pondok Pesantren Alam dan Agrokultural Markaz Syariah Megamendung kembali menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara akbar tersebut digelar bersama DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) di lingkungan Ponpes Markaz Syariah, Distrik Puncak Syariat Blok Acret, Kampung Babakan Pakancilan, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan berlangsung sejak pagi dan diikuti keluarga besar Markaz Syariah, para santri serta jajaran FPI termasuk sejumlah pengurus DPP FPI.

Upacara akbar tersebut merupakan agenda Markaz Syariah dan Front Persaudaraan Islam dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-81. Acara berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dan disiarkan melalui kanal Markaz Syariah TV.

Ketua Umum DPP FPI Sampaikan Amanat

Salah satu bagian utama dalam upacara tersebut adalah amanat yang disampaikan Ketua Umum DPP FPI, Habib Muhammad bin Husein Al Attas.

Dalam amanatnya, Habib Muhammad mengajak seluruh peserta menjadikan peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai momentum untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan sekaligus mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Menurutnya, kemerdekaan harus diisi dengan berbagai bentuk kontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga harus diikuti dengan upaya meningkatkan kesejahteraan, memperbaiki moral serta menghadapi berbagai persoalan yang masih dihadapi bangsa Indonesia.

Pesan tersebut secara khusus ditujukan kepada generasi muda dan para santri. Mereka didorong untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa melalui ilmu, ketakwaan dan akhlak, sekaligus mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.

Merah Putih dan Semangat Kebangsaan

Dalam rangkaian upacara, dilakukan pula penyerahan Bendera Merah Putih oleh Ketua Umum DPP FPI Habib Muhammad bin Husein Al Attas. Momentum tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap simbol negara sekaligus penegasan semangat kebangsaan dalam lingkungan pendidikan pesantren.

Suasana upacara berlangsung khidmat. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian, sementara pengibaran Merah Putih menjadi salah satu momen penting dalam peringatan kemerdekaan di lingkungan Markaz Syariah.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara pendidikan agama, pembentukan karakter dan kecintaan terhadap tanah air.

Tradisi Upacara Kemerdekaan di Markaz Syariah

Upacara HUT RI di Markaz Syariah bukan merupakan kegiatan yang baru pertama kali digelar, tapi rutin digelar setiap tahun.

Dengan kembali menggelar upacara pada 17 Agustus 2026, tradisi tersebut terus dilanjutkan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan kesadaran kebangsaan di lingkungan pesantren.

Pesan untuk Generasi Muda

Peringatan HUT ke-81 RI di Markaz Syariah juga menjadi momentum untuk mengingatkan generasi muda bahwa perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tidak berhenti setelah Indonesia terbebas dari penjajahan.

Generasi penerus bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas diri serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di lingkungan pesantren, hal tersebut diwujudkan melalui pendidikan yang memadukan ilmu agama, akhlak dan kepedulian terhadap bangsa.

Karena itu, para santri diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang memiliki pengetahuan agama, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan dan berbagai bidang lainnya.

Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam peringatan kemerdekaan di Markaz Syariah: kemerdekaan harus disyukuri, dijaga dan diisi dengan amal nyata, ilmu, ketakwaan serta akhlak.

Kegiatan upacara akbar Markaz Syariah dan DPP FPI tersebut kemudian dapat disaksikan kembali melalui siaran Markaz Syariah TV yang mendokumentasikan rangkaian acara pada Senin, 17 Agustus 2026.