DPW FPI Jakbar Gelar Aksi Bela Al-Qur’an Terkait Dugaan Penistaan Agama di Acara The Sounds Project: Jum'at, 14 Agustus 2026
Faktakini.info, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah Front Persaudaraan Islam (DPW FPI) Jakarta Barat menyerukan kepada umat Islam untuk mengikuti aksi bela Al-Qur’an sebagai respons atas dugaan pelecehan dan penistaan terhadap agama Islam yang disebut terjadi dalam acara The Sounds Project di Ancol, Jakarta.
Seruan tersebut disampaikan melalui poster aksi yang beredar. Dalam poster, DPW FPI Jakarta Barat menyatakan sikap “Amar Ma’ruf Nahi Munkar” dan mengecam dugaan penggunaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bagian dari permainan yang dikaitkan dengan minuman keras.
“Menjadikan ayat suci Al-Qur’an sebagai bahan permainan dan dibimbai dengan minuman keras adalah bentuk pelecehan dan penistaan terhadap agama Islam dan umatnya.”
Aksi Dijadwalkan Jumat, 14 Agustus 2026
Berdasarkan informasi dalam poster, aksi tersebut dijadwalkan berlangsung:
Hari/Tanggal: Jumat, 14 Agustus 2026
Waktu: 13.00 WIB
Lokasi: Kantor Pusat Orang Tua Group
Alamat: Jl. Lingkar Luar Barat 35–36, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, 11740.
Dalam seruannya, DPW FPI Jakarta Barat mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam apabila Al-Qur’an telah dihina. Poster tersebut mengusung pesan:
“JANGAN DIAM! KETIKA AL-QUR’AN DIHINA! SUARA KITA ADALAH PEMBELAAN!”
Aksi juga membawa sejumlah pesan, yakni Bela Al-Qur’an, Jaga Agama, Jaga Persatuan, dan Tegakkan Keadilan.
Mengutip QS. Fathir Ayat 29
Poster tersebut turut mencantumkan QS. Fathir ayat 29 sebagai landasan pesan moral. Ayat tersebut berbicara mengenai orang-orang yang membaca Kitab Allah, mendirikan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang diberikan kepada mereka, dengan harapan memperoleh perdagangan yang tidak merugi.
DPW FPI Jakarta Barat melalui seruan tersebut menekankan pentingnya pembelaan terhadap kesucian Al-Qur’an sekaligus menjaga persatuan dan menempuh jalur keadilan.

