Tabligh Akbar Maulid Nabi bersama Habib Bahar di Pulau Kayu Aro Sukses, Ribuan Jamaah Hadir Membludak

 



Sabtu, 22 Agustus 2026

Faktakini.info, Jakarta - Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Desa Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, berlangsung sukses dan meriah. Acara yang menghadirkan Al Habib Bahar bin Ali bin Smith, penceramah nasional, tersebut dipadati hingga ribuan masyarakat yang hadir.

Kegiatan berlangsung pada Jumat malam, 21 Agustus 2026, di halaman rumah Abang Taufiq/Pendopo Mawaid Joudil Maulaa, Desa Pulau Kayu Aro. Antusiasme masyarakat begitu tinggi sehingga jamaah memadati area lokasi acara untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Mengusung semangat “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Masyarakat yang Beriman, Berilmu dan Berakhlakul Karimah”, acara tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

Dalam ceramahnya, Habib Bahar bin Ali bin Smith menyampaikan tentang kemuliaan dan keagungan Nabi Muhammad SAW. Rasulullah Muhammad SAW merupakan makhluk Allah yang memiliki kedudukan sangat mulia dan menjadi teladan utama bagi umat manusia.

Habib Bahar mengajak jamaah untuk semakin mengenal, mencintai, menghormati serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, menurutnya, hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan mengikuti sunnah dan akhlak beliau.

Ribuan jamaah tampak khusyuk mengikuti ceramah hingga selesai. Suasana semakin semarak dengan lantunan shalawat dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kesuksesan acara tersebut sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan, khususnya majelis-majelis yang mengangkat tema kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Pulau Kayu Aro diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan iman, memperbaiki akhlak, memperkuat persaudaraan serta menghidupkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita perbanyak shalawat, memperkuat ukhuwah, dan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.”