Populasi Muslim di Italia terus Meningkat Pesat

 

Jum'at, 14 Agustus 2026

Faktakini.info, Jakarta - Media Italia melaporkan bahwa jumlah Muslim khusus imigran yang menetap di Italia telah melampaui 1,7 juta orang, menurut data terbaru yang dikeluarkan oleh ISMU, sebuah organisasi yang khusus mempelajari migrasi.

Laporan menunjukkan bahwa umat Islam telah menjadi kelompok agama terbesar di antara warga asing yang tinggal di negara tersebut, melebihi 30% dari total populasi asing, sebuah perkembangan yang mencerminkan perubahan demografis yang telah disaksikan Italia dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data tersebut, warga Maroko menduduki peringkat teratas di antara komunitas Muslim di Italia, dengan jumlah lebih dari 420.000 jiwa, diikuti oleh warga Albania, kemudian warga Bangladesh dan Pakistan.

Laporan-laporan mengkonfirmasi bahwa wilayah Lombardy, Emilia-Romagna, Veneto, dan Piedmont memiliki populasi Muslim terbesar, mengingat wilayah-wilayah tersebut termasuk di antara pusat-pusat ekonomi terpenting yang menarik pekerja dan imigran.

Para ahli percaya bahwa pertumbuhan ini mencerminkan stabilitas jumlah imigran yang besar di Italia, kontribusi mereka yang semakin meningkat terhadap pasar tenaga kerja dan perekonomian, serta meningkatnya jumlah keluarga yang memilih untuk menetap secara permanen di negara tersebut.

Sebaliknya, isu integrasi Muslim, pembangunan masjid, dan promosi koeksistensi beragama terus mendominasi diskusi politik dan media di Italia, di tengah seruan untuk mengembangkan kebijakan integrasi yang sesuai dengan keragaman budaya dan agama yang dialami negara tersebut.

Angka-angka ini menegaskan bahwa komunitas Muslim telah menjadi komponen penting dari masyarakat Italia, dan kehadirannya meningkat dari tahun ke tahun, seiring dengan terus berlanjutnya imigrasi dan stabilitas keluarga di Italia.