Dihina Imad, Ternyata MUI Mengakui Kepakaran Mbah Riyan dan Levelnya Sudah Internasional

 


Selasa, 4 Agustus 2026

Faktakini.info, Jakarta

MUI mengakui kepakarannya

Levelnya pun sudah internasional

Tapi tahukah anda, ada orang² di negeri ini yang  bisa-bisanya menyuruh beliau untuk belajar lagi hanya karena ada satu karyanya yang dianggap tidak kredibel perihal nasab. Padahal orang² tersebut membahas bab nasab baru 3 tahunan ini. Hanya karena katanya sudah menemukan manuskrip langka dan super serta sudah khatam membaca beberapa kitab-kitab nasab, sudah mentasbihkan "aku ahli nasab paling terhebat di Planet Bumi karena sudah menemukan nasab palsu".  Lucunya orang² tersebut sibuk sama nasab orang lain padahal nasabnya sendiri problematik sampai harus gonta ganti nasab....aneh..

Lucunya juga, yang menilai beliau ini levelannya kalau gak menghina ya mencaci maki, kalau gak ngata ngatain ya merasa paling benar semesta alam, tapi memang sih gak aneh juga melihat kelakuan mereka, karena jangankan seorang Mbah Riyan ataupun Gus Baha, seorang ulama kaliber dunia dari Mesir seperti Syekh Ali Jum'ah saja yang koleksi kitabnya puluhan ribu dan semuanya telah dibaca, tetap saja dianggap rendah dan disuruh belajar lagi bab nasab...bukan main...

Saya jadi berfikir, jangan-jangan sekelas sahabat Nabi Muhammad SAW yang pendapatnya bertabrakan dengan mereka tetap gak diakui...

Mereka ini sudah  mirip sekali dengan kaum khawarij pada masa Sayyidina Ali bin Abi Thalib dengan gembongnya Abdurrahman bin Muljam, Abdullah bin Wahab ar-Rasibi, dan Urwah bin Udaiyah yang keluar dari barisan Khalifah ke 4 tersebut...

Watak para penghina Mbah Riyan ini memang sudah sangat khawarij, keras kepala, merasa benar sendiri, susah dikasih tahu dan senang akan kekerasan...bayangkan sekelas Sayyidina Ali aja mereka bunuh...jadi bukan tidak mungkin   ulama yang tidak sependapat suatu saat bisa mereka perkusi dan intimidasi sampai kepada ke fisik, sekelas putra Mbah Maimoen yang membatalkan keikut sertaaan mereka dalam kegiatan di rembang saja dicaci maki...

Hanya satu yang bisa membuat mereka berubah dan itu yang mereka butuhkan...

HIDAYAH ALLAH SWT....