[Video] Relawan HILMI FPI Sumbar Bangun Sumur Bor untuk Warga Terdampak Longsor dan Galodo di Agam
Ahad, 25 Januari 2026
Faktakini.info, Jakarta - Relawan Kemanusiaan HILMI Front Persaudaraan Islam (FPI) Sumatera Barat kembali melakukan aksi kemanusiaan untuk ketiga kalinya dengan membangun sumur bor bagi warga terdampak bencana banjir bandang, tanah longsor, dan galodo di Jorong Pulau Tarandam, Kecamatan Tanjung Raya, Maninjau, Kabupaten Agam, pada Jum’at (23/1/2026).
Aksi kemanusiaan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat yang selama hampir dua bulan mengalami krisis air pascabencana. Sebelumnya, warga menggantungkan kebutuhan air sehari-hari dari sumber air pegunungan yang terputus akibat bencana alam.
Menyikapi kondisi tersebut, Relawan FPI Sumbar bergerak cepat dengan menginisiasi pembangunan sumur bor di lokasi terdampak. Pengerjaan dilakukan secara intensif, bahkan hingga malam hari, demi mempercepat pemulihan kebutuhan dasar warga. Dalam waktu dua hari satu malam, sejak Jum’at (23/1/2026) hingga Sabtu (24/1/2026), satu titik sumur bor berhasil diselesaikan.
Sumur bor tersebut berhasil menemukan sumber air bersih pada kedalaman sekitar 11 meter, dengan debit air yang dinilai layak untuk dikonsumsi masyarakat. Rencananya, Relawan FPI Sumbar akan membangun tiga titik sumur bor, dan titik pertama telah rampung di Jorong Pulau Tarandam.
Keberhasilan pembangunan sumur bor ini disambut antusias oleh warga dan aparatur setempat. Pada Sabtu malam (24/1/2026), Relawan FPI Sumbar secara resmi melakukan serah terima sumur bor kepada masyarakat, didampingi oleh Wali Jorong setempat. Warga mengaku lega dan bersyukur karena kebutuhan air bersih kini dapat terpenuhi kembali.
Relawan FPI Sumbar juga menyampaikan bahwa lokasi bencana di Jorong Pasar, Tanjung Raya, Maninjau, sebelumnya telah dikunjungi oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS) bersama rombongan DPP FPI beberapa waktu lalu, yang turut memberikan dukungan moral terhadap aksi-aksi kemanusiaan di wilayah terdampak.
Koordinator kegiatan, Syahirajo, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada HILMI DPP FPI Pusat serta seluruh donatur yang telah membantu pengadaan peralatan dan pendanaan pembangunan sumur bor. Ia juga menegaskan bahwa pengalaman relawan di berbagai titik bencana menjadi pelajaran berharga, sejalan dengan pepatah Minangkabau “Alam Takambang Jadi Guru.”
“Alhamdulillah, aksi ini mendapat sambutan positif dari warga, wali jorong, dan para pemuda setempat. Semoga sumur bor ini menjadi solusi jangka panjang bagi krisis air bersih dan menjadi amal jariyah bagi para donatur,” ujarnya kepada Faktakini.info.
Di akhir kegiatan, Relawan FPI Sumbar mendoakan agar seluruh donatur diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran rezeki, serta balasan pahala berlipat ganda dari Allah SWT atas kepedulian dan sedekah yang diberikan kepada warga terdampak bencana alam di Sumatera Barat.
Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan komitmen Relawan HILMI FPI Sumbar untuk terus hadir dan membantu masyarakat di wilayah-wilayah terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak.
Klik video:










