SYAIKH ALI JUM'AH: NASAB BA ALAWI SHAHIH MUTTASIL SAMPAI RASULULLAH SAW
Jum'at, 16 Oktober 2026
Syaikh Ali Jum'ah - mantan Mufti Agung Mesir, ulama Ushul Fiqh nomor 1 di Al-Azhar - dengan tegas menyatakan:
NASAB BA ALAWI SHAHIH MUTTASIL SAMPAI RASULULLAH SAW
Ini 4 pernyataan beliau yang direkam di banyak majelis dan fatwa Darul Ifta Mesir:
1. Nasab Ba Alawi sudah Ijma' ulama selama 1000 tahun
> نسب السادة بني علوي ثابت ومتصل بإجماع علماء الأمة وعلماء النسب
Nasab Sadah Bani Alawi itu tsabit dan muttasil dengan ijma' ulama umat dan ulama nasab.
Beliau bilang: Tidak ada satu ulama nasab muktabar di dunia sejak abad ke-4 sampai abad ke-15 yang meragukan nasab Ba Alawi. Semua kitab nasab: As-Sajarah Al-Mubarakah, Al-Fakhri, Umdatul Thalib, Al-Bahr az-Zakhar, semua mencatat Ahmad bin Isa Al-Muhajir punya anak Ubaidillah, dan dari Ubaidillah lahir Alawi.
Yang meragukan baru muncul di abad 15 ini, orang yang tidak punya sanad ilmu nasab.
2. Yang meragukan nasab Ba Alawi adalah jahil ilmu nasab
Beliau di majelis ditanya tentang orang yang membatalkan nasab Ba Alawi dengan alasan "tidak ada kitab sezaman", beliau jawab:
> هذا جهل مركب بعلم النسب، علم النسب لا يشترط فيه المعاصرة، بل يثبت بالشهرة والاستفاضة
Ini kebodohan yang berlipat tentang ilmu nasab. Ilmu nasab tidak disyaratkan harus ada kitab sezaman, tapi tsabit dengan syuhroh dan istifadhoh.
Ini persis kaidah yang dipakai Naqabah Asyraf Mesir, Irak, Maroko.
3. DNA tidak bisa untuk batalkan nasab masyhur
Sebagai pakar Ushul Fiqh, Syaikh Ali Jum'ah sependapat dengan Majma' Fiqh Islami Mekkah:
DNA hanya boleh untuk 3 generasi ke bawah (misal anak tertukar), haram dipakai untuk membatalkan nasab yang sudah masyhur 1000 tahun.
Kalau DNA dipakai untuk nasab Ba Alawi, maka nasab Raja Yordania, Raja Maroko, dan semua Asyraf Al-Azhar juga batal - ini kerusakan besar.
*4. Mencela Ba Alawi haram*
Beliau mengutip ijma' ulama:
> الطعن في نسب ثابت مجمع عليه حرام وكبيرة
Mencela nasab yang tsabit dan sudah ijma' itu haram dan dosa besar.
Dan beliau sendiri sangat memuliakan Ba Alawi. Guru beliau di Al-Azhar banyak dari Ba Alawi, dan beliau selalu berdiri kalau ada Habib datang, dan beliau cium tangan Habib Umar bin Hafidz saat bertemu.
Kesimpulan Syaikh Ali Jum'ah:
Nasab Ba Alawi:
- Shahih
- Muttasil sampai Ubaidillah bin Ahmad bin Isa
- Tsabit dengan Syuhroh, Tawatur, dan Ijma' Naqabah dunia
- Wajib dimuliakan sebagai dzurriyah Rasul
Karena itu Darul Ifta Mesir sampai sekarang tidak pernah mengeluarkan fatwa pembatalan nasab Ba Alawi, justru yang dikeluarkan adalah isbat bahwa mereka adalah Asyraf Huseiniyin.
