Prabowo Resmi Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Jadi KSP, Suyudi Ario Seto Kapolri

 


Kamis, 1 Oktober 2026

Faktakini.info, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan susunan Kabinet Merah Putih sekaligus melantik sejumlah pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan berlangsung setelah DPR RI menyetujui pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.

Dalam rangkaian pelantikan tersebut, Suyudi resmi menjadi Kapolri menggantikan Listyo Sigit. Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pernah menjadi Kapolda Banten.

Suyudi mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo. Dalam sumpahnya, Suyudi menyatakan akan setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi etika jabatan serta Tribrata.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Dedy Prasetyo.

Dengan demikian, terjadi pergantian secara bersamaan pada posisi Kapolri dan Wakapolri.

Listyo Sigit menjadi Kepala KSP

Setelah lebih dari lima tahun memimpin Polri, Listyo Sigit Prabowo mendapat penugasan baru sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).

Listyo menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat KSP.

Pengangkatan Listyo sebagai KSP ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria.

Listyo sebelumnya menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021.

Dudung Abdurachman menjadi Menko Polkam

Jabatan yang ditinggalkan Dudung kemudian diikuti dengan penempatan baru. Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).

Dudung menggantikan Djamari Chaniago pada posisi tersebut.

Sugiono menjadi Menko PMK

Perubahan juga terjadi di posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Presiden Prabowo resmi melantik Sugiono sebagai Menko PMK menggantikan Pratikno.

Pengangkatan Sugiono ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029.

Sementara posisi Menteri Luar Negeri yang ditinggalkan Sugiono diisi oleh Arrmanatha Nasir. Jadi, informasi awal yang menyebut Sugiono merangkap Menlu sekaligus Menko PMK tidak lagi berlaku setelah pelantikan resmi.

Arrmanatha Nasir menjadi Menteri Luar Negeri

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir naik menjadi Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono.

Dengan perubahan tersebut, Arrmanatha yang sebelumnya mendampingi Sugiono sebagai Wakil Menteri Luar Negeri kini dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri.

Sarmuji menjadi Menteri Perindustrian

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji juga resmi masuk ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih.

Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Pergantian tersebut menjadi salah satu perubahan pada kementerian teknis dalam reshuffle kali ini.

Bahlil menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Bahlil Lahadalia mendapat jabatan baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Bahlil juga tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk sementara.

Pelantikan Bahlil dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 yang ditetapkan Presiden pada 30 September 2026.

Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi menjadi salah satu perubahan penting dalam struktur pemerintahan karena berkaitan dengan agenda hilirisasi serta kebijakan energi nasional.

Dedy Prasetyo menjadi Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional

Komjen Pol. Dedy Prasetyo yang sebelumnya menjabat Wakapolri mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional.

Dengan perpindahan tersebut, posisi Wakapolri kemudian diisi Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat.

Pergantian ini sekaligus membuat struktur kepemimpinan baru di lingkungan Polri setelah Suyudi Ario Seto menggantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri.

Karyoto menjadi Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan

Komjen Pol. Karyoto juga masuk dalam rangkaian perubahan jabatan pemerintahan.

Karyoto dilantik sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Sebelumnya, Karyoto dikenal sebagai perwira tinggi Polri dan pernah menjabat Kapolda Metro Jaya.

Sejumlah pejabat lain turut dilantik

Selain nama-nama tersebut, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lain dalam rangkaian reshuffle.

ANTARA melaporkan sejumlah nama yang dilantik antara lain Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, Wakil Menteri Keuangan Nurkolisoh Ibnu Aman, Wakil Menteri Keuangan Luky Afirman, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Irwan Meilano.

Prabowo juga melantik Komjen Pol. Fadhil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Daftar perubahan utama

Berikut susunan perubahan jabatan utama dalam reshuffle 1 Oktober 2026:

- Kepala Staf Kepresidenan: Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

- Menko PMK: Sugiono

- Menko Polkam: Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman

- Menko Hilirisasi dan Transisi Energi: Bahlil Lahadalia

- Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Nasir

- Menteri Perindustrian: Sarmuji

- Kapolri: Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

- Wakapolri: Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat

- Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional: Komjen Pol. Dedy Prasetyo

- Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Komjen Pol. Karyoto

- Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa: Komjen Pol. Fadhil Imran

Rangkaian pelantikan ini menandai perubahan cukup besar dalam struktur pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk pergantian pucuk pimpinan Polri, pergeseran sejumlah menteri, serta penempatan sejumlah pejabat baru di lembaga pemerintahan.

Khusus di tubuh Polri, perubahan berlangsung cukup signifikan karena Listyo Sigit meninggalkan posisi Kapolri dan masuk ke pemerintahan sebagai Kepala KSP, sementara Suyudi Ario Seto mengambil alih posisi Kapolri dan Wahyu Hadiningrat menjadi Wakapolri.

Dengan pelantikan tersebut, seluruh pejabat baru mulai menjalankan tugas sesuai jabatan masing-masing setelah pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara pelantikan di Istana Negara.