Waspada Modus Pemerasan Jalanan: HP Sengaja Dijatuhkan, Pengemudi Jadi Sasaran Massa

 



Senin, 7 September 2026

Faktakini.info, Jakarta - Jalanan ibu kota rupanya tak pernah kehabisan stok naskah drama dengan plot twist yang memacu adrenalin.

Pada Selasa (1/9/2026) malam, kawasan Sudirman City Walk mendadak berubah menjadi arena action menegangkan bagi seorang pengendara mobil bernama Damar.

Mengemudi dengan santai di kecepatan kurang dari 40 km/jam, ia tiba-tiba dicegat oleh sebuah tuduhan yang melanggar hukum fisika jalanan.

Seorang oknum ojol berjaket oranye mengklaim bahwa ponselnya jatuh dan tempered glass-nya retak parah murni karena tersenggol bodi mobil Damar.

Sadar bahwa dirinya sedang masuk ke dalam perangkap modus pemerasan jalanan, Damar menolak tunduk.

Namun, sang oknum ojol ternyata punya jurus pamungkas yang lebih licik.

Layaknya provokator ulung, ia meneriakkan kata "maling!", sebuah mantra mematikan di jalanan Jakarta yang terbukti ampuh memicu solidaritas buta.

Dalam sekejap, Damar menemukan dirinya dikejar oleh rombongan ojol yang tersulut emosi tanpa tahu akar masalahnya.

Dihantui bayangan mobilnya akan dihancurkan layaknya adegan tragis di video-video viral, Damar memacu kendaraannya dengan target awal Polsek Tebet.

Namun, situasi yang semakin genting memaksanya banting setir mencari suaka darurat ke area Mall Kota Kasablanka.

Beruntung, tim keamanan mal bertindak sigap menjadi perisai dan memfasilitasi mediasi.

Di meja perundingan yang dingin itulah, arogansi sang ojol seketika luntur.

Pria yang sebelumnya garang memobilisasi massa itu akhirnya mati kutu, mengakui bahwa seluruh drama tersebut hanyalah kebodohannya dalam memanipulasi status sebagai "korban".

Insiden mencekam ini menjadi pengingat keras bagi para pengendara, bahwa di tengah himpitan ekonomi, modus kriminal bisa datang dari arah mana saja.

Tetap tenang, jangan terpancing, dan menjangkau lokasi aman berpenjagaan adalah satu-satunya kunci untuk selamat dari fitnah jalanan.

Sumber: internet