Prabowo Gaungkan “Free Palestine” di Gontor, Dikalungi Keffiyeh Dubes Palestina

 


Ahad, 20 September 2026

Faktakini.info, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meneriakkan “Free Palestine” dalam acara Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Seruan tersebut disampaikan Prabowo saat menyapa para duta besar negara sahabat yang hadir dalam acara satu abad Gontor. Ketika nama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, disebut, suasana langsung bergemuruh oleh tepuk tangan dan sorakan para santri, alumni, serta tamu undangan.

“Free Palestine! Free Palestine! Free Palestine!” seru Prabowo dari atas panggung.

Seruan tersebut kemudian dijawab serentak oleh para hadirin dengan pekikan yang sama.

Dikalungi Keffiyeh Palestina

Momen semakin mengharukan ketika Dubes Palestina Abdulfattah A.K. Al-Sattari naik ke panggung dan memberikan sekaligus mengalungkan keffiyeh, kain khas Palestina bermotif bendera Palestina, kepada Prabowo.

Presiden kemudian memeluk Dubes Palestina tersebut. Prabowo juga mengenakan keffiyeh itu selama melanjutkan pidatonya.

Menurut laporan ANTARA, Prabowo sempat mengusap matanya dan menundukkan kepala setelah menerima keffiyeh. Dalam bagian lain pidatonya, Presiden kembali menyerukan “Free Palestine”, yang kembali disambut serentak oleh para hadirin.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling menonjol dalam peringatan satu abad Gontor. Pihak Gontor juga mencatat kuatnya dukungan para santri, alumni dan tamu undangan terhadap Palestina ketika Prabowo menyapa Dubes Palestina.

Prabowo: Indonesia Harus Kuat agar Bisa Membantu Palestina

Dalam pidatonya, Prabowo tidak hanya berbicara mengenai Palestina sebagai isu internasional, tetapi juga mengaitkannya dengan pentingnya membangun kekuatan nasional Indonesia.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat agar mampu membantu masyarakat yang mengalami penindasan.

“Karena dengan kekuatan, kalau kita kuat, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang tertindas dan yang ditindas oleh bangsa-bangsa lain,” kata Prabowo seperti dikutip ANTARA.

Menurut Presiden, kondisi masyarakat Palestina yang terus menghadapi serangan menjadi salah satu alasan penting bagi Indonesia untuk memperkuat kemampuan nasional.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bagi Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui pernyataan politik, tetapi juga melalui upaya kemanusiaan dan diplomasi internasional.

Dukungan terhadap Kemerdekaan Palestina Harus Terus Berlanjut

Sikap Prabowo di Gontor juga sejalan dengan posisi yang selama ini disampaikan pemerintah Indonesia mengenai Palestina.

Dalam berbagai kesempatan pada 2026, Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dan penyelesaian konflik melalui two-state solution. Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa Palestina harus dapat berdiri sebagai negara merdeka dan berdaulat, sementara penyelesaian konflik harus menjamin perdamaian serta keamanan bagi seluruh pihak.

Karena itu, dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina diharapkan terus dipertahankan, termasuk melalui diplomasi, bantuan kemanusiaan, dukungan terhadap proses perdamaian, serta upaya internasional untuk memastikan hak-hak rakyat Palestina dihormati.

Dalam konteks hukum internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa masih menggunakan istilah Occupied Palestinian Territory untuk wilayah Palestina yang diduduki. Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2334 juga menegaskan bahwa permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, termasuk Yerusalem Timur, tidak memiliki keabsahan hukum internasional.

Laporan-laporan PBB pada 2026 juga terus mencatat persoalan serius terkait pengungsian, kekerasan, akses bantuan kemanusiaan dan kondisi warga Palestina di Gaza serta Tepi Barat.

Dengan kondisi tersebut, dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan masa depannya dan mencapai kemerdekaan tetap menjadi salah satu isu penting dalam politik luar negeri Indonesia.

Dari Gontor, Pesan Dukungan Itu Kembali Menggema

Pekikan “Free Palestine” dari Presiden Prabowo di hadapan ribuan santri, alumni dan tamu undangan Gontor menjadi simbol kuatnya perhatian Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Apalagi, seruan tersebut disampaikan langsung di hadapan perwakilan diplomatik Palestina dan kemudian disambut bersama oleh para hadirin.

Bagi Indonesia, dukungan terhadap Palestina merupakan bagian dari sikap diplomatik yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Pemerintah Indonesia juga terus menyatakan dukungan terhadap terwujudnya negara Palestina yang merdeka melalui solusi dua negara.

Momen Prabowo mengenakan keffiyeh setelah menyerukan “Free Palestine” di Gontor pun memperlihatkan bahwa isu Palestina kembali mendapat sorotan kuat dalam forum publik nasional.

Free Palestine — dan dukungan Indonesia terhadap hak rakyat Palestina untuk merdeka diharapkan terus menjadi bagian dari perjuangan diplomasi Indonesia untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.