Ketika bapak sugeng pwi-ls berbicara tentang kejujuran, Oleh : Fananisaja
Senin, 14 September 2026
Faktakini.info
Ketika bapak sugeng berbicara tentang kejujuran
Oleh : Fananisaja
Kali ini saya setuju dengan pernyataan Bapak Sugeng Rahimahullah Ta'aala (pakar ikan nila bukan pakar DNA )yang mengatakan bahwa jika ada Ulama' yang menyampaikan dusta, derajatnya dibawah tukang becak yang menyampaikan kebenaran. Ini adalah sebuah kejujuran yang sangat berani dan perlu diapresiasi.
Ada satu ulama yang diakui keilmuannya di bidang ilmu nasab (oleh para pakar diantaranya pakar ikan nila bukan para pakar nasab) berulang-ulang kali menyampaikan dusta.
Berikut daftar kedustaan beliau:
1. Menuduh pesantren sarang mengutip dalil yang menghancurkan kesimpulan palsunya sendiri atau bahasa nila nya menjual otoritas Ulama dan Majma' fikih. Menurut Ulama' tersebut (pak imad), bahwa justru terjemahan keputusan Majma' Fikih adalah mengakui bahwa DNA bisa digunakan untuk menetapkan atau meniadakan nasab. Ini lah bentuk KEDUSTAAN beliau, hanya menyampaikan sebagian ibarot Majma' Fikih, tidak menyampaikan ibarotnya secara lengkap.
Padahal, jika kita membaca ibarot secara lengkap, maka akan ditemukan ibarot sebagai berikuti:
A.
إن استعمال البصمة الوراثية في مجال النسب لابد أن يحاط بمنتهى الحذر والحيطة والسرية، ولذلك لابد أن تقدم النصوص والقواعد الشرعية على البصمة الوراثية.
Artinya, penggunaan DNA dalam persoalan nasab harus dilakukan dengan kehati-hatian, penjagaan, dan kerahasiaan yang sangat ketat. Karena itu, nash-nash dan kaidah-kaidah syariat harus didahulukan daripada penggunaan DNA.
B.
لا يجوز شرعًا الاعتماد على البصمة الوراثية في نفي النسب، ولا يجوز تقديمها على اللعان.
Artinya:
“Secara syar’i, tidak boleh menjadikan DNA sebagai dasar untuk menafikan nasab, dan tidak boleh mendahulukannya atas li’an.”
C.
لا يجوز استخدام البصمة الوراثية بقصد التأكد من صحة الأنساب الثابتة شرعًا
Artinya:
“Tidak diperbolehkan menggunakan DNA dengan tujuan memastikan kebenaran nasab yang telah ditetapkan secara syar’i.”
Berarti sudah jelas, bahwa meskipun DNA adalah sebuah perangkat yang bisa membuktikan hubungan darah antara anak dan ayah namun tidak bisa digunakan untuk mengalahkan kepastian nasab yang sudah ditentukan oleh syari'at.
Ya sudah, begini saja, ada tidak Ulama nasab sedunia yang mengatakan bahwa DNA bisa mengalahkan ketetapan nasab yang sudah ditentukan syari'at?
Jawabannya jelas ada, yaitu Ulama nasab yang kepakaran nasabnya hanya diakui oleh pakar nila.
2. KEDUSTAAN beliau yang kedua adalah mengklaim Mufti yaman Bahwa di Fbnya pernah berfatwa tidak mengakui nasab ba'alawi.
Padahal mufti yaman tersebut tidak pernah punya akun facebook, sampai mufti yaman tersebut pun menjuluki Ulama tersebut sebagai "Al kadzaab."
3. KEDUSTAAN beliau yang ketiga adalah mengaku siap berdebat 3 hari 3 malam dengan Alawiyyin dan para pembelanya demi mempertahankan argumennya bahwa ba'alawi bukan keturunan Nabi. Namun kenyataannya, dulu ketika diundang debat oleh Robitoh Alawiyah beliau juga tidak kunjung datang kecuali kursi dan papan namanya saja. Bahkan mungkin hingga sampai saat ini kursi dan papan nama beliau masih ada.
Walhasil, saya sangat menghargai keberanian bapak sugeng dalam menyampaikan kejujurannya, bahwa Ulama yang menyampaikan dusta, derajatnya dibawah tukang becak yang menyampaikan kebenaran.
Jika kita tarik kesimpulan dari pernyataan Bapak sugeng, bahwa Kiyai Imad adalah sosok Ulama kebanyakan dusta yang derajatnya masih dibawah tukang becak yang menyampaikan kebenaran.


