TGB Heran Tiap Rabiul Awal Ada Saja Umat Islam yang Marah-marah Lihat Orang Maulid
Sabtu, 29 Agustus 2026
Faktakini.info, Jakarta - Ketua Umum PB NWDI, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, mengaku heran dengan sikap sebagian umat Islam yang mempermasalahkan orang lain ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurut TGB, peringatan Maulid merupakan bentuk rasa syukur dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Karena itu, jika ada orang yang memilih tidak ikut merayakan, hal tersebut tidak semestinya menjadi alasan untuk menyalahkan mereka yang memilih memperingatinya.
“Tiang heran, kenapa setiap Rabiul Awal ada saja umat Islam yang marah-marah melihat orang maulid. Bagi orang-orang seperti itu, apa yang kita katakan, ye ye ite ite (dia-dia, kita-kita),” ungkap TGB dalam acara tabligh akbar di Masjid Jam'iyyatul Qudsiyyah Pringgasela Lombok Timur, Selasa, 25 Agustus 2026.
Doktor Tafsir al Qur'an Universitas al Azhar Mesir itu mengatakan, jika ada orang yang merasa terlalu berat untuk menyisihkan waktu dalam rangka memperingati Maulid Nabi sebagai bentuk rasa syukur, hal tersebut merupakan urusan masing-masing.
“Kalau dia terlalu berat untuk menyisihkan waktunya menampakkan kesyukurannya dengan memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, ya itu sudah urusannya dia,” ujarnya.
Bagi umat Islam yang merayakan Maulid, TGB menilai apa yang dilakukan tersebut tidak sebanding dengan besarnya jasa Rasulullah SAW kepada umat manusia. Karena itu, mengenang dan mengungkapkan kecintaan kepada Nabi, menurutnya, tidak berlebihan meskipun dilakukan lebih sering.
“Bagi kita yang merayakan maulid, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan jasa Baginda Rasulullah SAW. Bahkan, misalnya kita tiap hari bermaulid, mengenang Nabi, masih belum berlebihan itu. Apalagi hanya sekadar setahun sekali,” tuturnya.
Rektor IAIH Pancor itu kemudian memberikan perumpamaan tentang kebahagiaan seseorang ketika anaknya lahir. Orang tua, kata dia, biasanya langsung bersyukur dan bergembira, bahkan menggelar akikah atau selamatan. Padahal, belum ada yang mengetahui bagaimana masa depan anak tersebut dan apakah kelak akan menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya.
“Kalau anak kita lahir, kita senang. Kita buatkan akikah, kita buatkan selamatan karena lahirnya seorang anak. Anak yang kita belum tahu nanti besarnya jadi apa. Yang kita belum tahu apakah dia akan birrul walidain kepada kita. Itu pun kita sudah disuruh untuk bersyukur, berbahagia, bergembira,” katanya.
Menurut Ketua OIAA Indonesia itu, jika kelahiran seorang anak saja disambut dengan rasa syukur dan kegembiraan, maka kelahiran Rasulullah SAW tentu memiliki alasan yang jauh lebih kuat untuk disyukuri. Sebab, Rasulullah membawa kemanfaatan bagi umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat.
“Apalagi ini lahirnya Rasul yang nyata-nyata memberikan kemanfaatan dunia dan akhirat untuk kita,” tegasnya.
Karena itu, Mantan Gubernur NTB 2 periode itu meminta umat Islam untuk terus menjaga tradisi Maulid Nabi. Ia berharap peringatan tersebut menjadi salah satu jalan untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mendapatkan keselamatan di akhirat.
“Maka, tiang minta, teruskan tradisi ini (maulid). Sang ye sik nyelametang ite erak lek akhirat (Mungkin itulah yang akan menyelamatkan kita nanti di akhirat),” ungkapnya.
TGB kemudian mengutip hadis sahih tentang seorang sahabat yang ditanya Rasulullah SAW mengenai persiapannya menghadapi hari kiamat. Sahabat tersebut mengaku tidak memiliki banyak salat, sedekah, maupun puasa. Namun, ia memiliki kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.
“Apa kata Nabi? Anta ma'a man ahbabta. Engkau bersama dengan orang yang engkau cintai,” kata TGB.
Menurut TGB, hadis tersebut menunjukkan besarnya nilai kecintaan kepada Rasulullah SAW. Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk terus memelihara kecintaan tersebut melalui tradisi Maulid.
Sumber; internet
“Jadi, cinta pada Nabi itu menjadi syafaat amal kita. Maka pesan saya adalah jaga tradisi ini. Niatkan ini sebagai jalan kita mencari ridha Allah, mencari kecintaan Rasul. Supaya kita nanti mudah mendapatkan syafaat dari Nabi Besar Muhammad SAW,” pungkasnya. (Admin Fans Dr. TGB)
