Puluhan Ribu Jamaah Padati MS Petamburan, Maulid Akbar Bersama Habib Rizieq Berlangsung Khidmat dan Sukses
Rabu, 26 Agustus 2026
Faktakini.info, Jakarta - Markaz Syariah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dipadati puluhan ribu jamaah pada Senin, 24 Agustus 2026. Umat Islam dari berbagai daerah berdatangan untuk mengikuti Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H bersama para ulama dan habaib dalam suasana penuh kekhidmatan.
Maulid Akbar yang digelar DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) tersebut mengangkat tema “Dengan Revolusi Akhlak Menuju NKRI Bersyariah yang Berkah.” Kegiatan berlangsung sejak sore hingga larut malam dan diikuti jamaah dengan antusiasme tinggi.
Padatnya jamaah bahkan membuat kawasan Markaz Syariah Petamburan dan lingkungan sekitarnya dipenuhi umat yang ingin mengikuti langsung rangkaian acara. Kedatangan jamaah berlangsung secara bertahap sejak sore dan terus meningkat hingga malam hari.
Momentum Maulid tahun ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan milad ke-61 Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab. Dua momentum tersebut menyatu dalam sebuah majelis besar yang diisi dengan ibadah, pembacaan maulid, shalawat, nasihat keagamaan, serta sambutan sejumlah tokoh. Acara ini disiarkan melalui live streaming di channel YouTube Islamic Brotherhood Television.
Diawali Shalat Berjamaah, Yasin, Asmaul Husna dan Ratib Al-Atthas
Sebelum memasuki acara utama, jamaah mengikuti rangkaian ibadah yang dimulai dengan Shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan dzikir ba’da shalat, pembacaan Surah Yasin dan Asmaul Husna.
Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan Shalat Isya berjamaah dan pembacaan Ratib Al-Atthas. Suasana Markaz Syariah semakin khidmat ketika ribuan jamaah bersama-sama mengikuti lantunan dzikir dan doa.
Memasuki acara inti, jamaah kemudian mengikuti pembacaan Maulid Ad-Diba’i yang dipimpin Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas. Lantunan maulid dan shalawat menggema di tengah lautan jamaah yang memenuhi kawasan Markaz Syariah.
Kekhidmatan jamaah terlihat sepanjang pembacaan maulid. Umat yang hadir tidak hanya datang dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah untuk bersama-sama memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
Anies Baswedan Hadir, Sejumlah Tokoh dan Pejabat Turut Meramaikan
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut. Salah satunya adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, yang datang menjelang Magrib dan mengikuti Shalat Magrib berjamaah bersama jamaah.
Kehadiran Anies disambut jajaran pengurus DPP FPI dan jamaah yang berada di Markaz Syariah.
Selain itu, kegiatan juga diwarnai kehadiran sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Anggota DPR RI Uya Kuya. Di lokasi juga terlihat karangan bunga ucapan dari sejumlah tokoh, termasuk Sufmi Dasco Ahmad dan Raffi Ahmad.
Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang tersebut menambah semarak pelaksanaan Maulid Akbar yang berlangsung di tengah antusiasme puluhan ribu jamaah.
Kalam Ilahi hingga Indonesia Raya dan Mars FPI
Setelah rangkaian pembacaan maulid dan shalawat, acara berlanjut dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan Muhammad Mukhtaruddin dari Batik Bogor.
Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya, Hymne FPI dan Mars FPI yang dipimpin Ustaz Syahid Jouban, Lc.
Rangkaian tersebut menjadi perpaduan antara suasana religius dan semangat kebangsaan yang menjadi bagian dari konsep acara Maulid Akbar tahun ini.
Sambutan Panitia, Yayasan Markaz Syariah dan Pimpinan FPI
Dalam rangkaian sambutan, Ketua Panitia Ustaz Rosyid Sya'bani, S.Ag. menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga Maulid Akbar dapat berlangsung sukses.
Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Yayasan Markaz Syariah Habib Muhammad bin Hadi Al Habsyi, Lc.
Kemudian Imam Pusat DPP FPI Abuya KH Ahmad Qurtubi Jaelani menyampaikan sambutan kepada jamaah. Kehadiran Abuya Qurtubi sendiri menambah kuat nuansa keulamaan dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya, Direktur HRS Centre dan Promo HOF Dr. Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al Atos, Lc., M.Pd. turut menyampaikan sambutan.
Dan adapula sambutan dari Ketua DTN Persada 212 KH Shobri Lubis, Ketua GNPF Ulama Syech Yusuf Martak dan Syekh Prof. Dr. Muraweh Mousa Naser Nassar seorang ulama, akademisi, dan tokoh pejuang Palestina terkemuka yang juga menjabat sebagai salah satu pendiri Asosiasi atau Ikatan Cendekiawan/Ulama Palestina (Association of Palestinian Scholars).
“The Light of the Prophet” Diperkenalkan kepada Jamaah
Salah satu agenda yang menarik perhatian jamaah adalah pemutaran trailer film AI “The Light of the Prophet”, sebuah karya yang mengangkat kisah Nabi Muhammad SAW melalui perpaduan storytelling, musik, dan teknologi video AI sinematik.
Film tersebut dijadwalkan dipertunjukkan pada Sabtu, 19 September 2026, di SWASANA BRIN Thamrin Convention Hall, Jakarta Pusat. Acara tersebut dirancang dalam dua sesi dan tiketnya telah mulai dipasarkan.
Pada Maulid Akbar Petamburan, jamaah juga mendapat kesempatan memperoleh tiket melalui booth yang disediakan panitia.
Konsep “The Light of the Prophet” menawarkan pendekatan berbeda dalam menyampaikan kisah kehidupan Rasulullah SAW dengan memanfaatkan teknologi visual modern. Panitia menyebut acara tersebut sebagai perpaduan cerita, musik dan video AI sinematik.
Sambutan Tokoh dan Amanah Juang DPP FPI
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan ceramah sejumlah tokoh serta pembacaan qasidah.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut memberikan sambutan di hadapan jamaah.
Setelah itu dilanjutkan dengan Pembacaan Amanah Juang DPP FPI yang disampaikan Ketua Umum DPP FPI Habib Muhammad bin Husein Al Atos, Lc., MA.
Amanah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian acara, khususnya dalam mengingatkan kembali pentingnya perjuangan dakwah, persaudaraan umat, akhlak dan kecintaan kepada bangsa serta negara.
Habib Rizieq: NKRI Bersyariah Tidak Bertentangan dengan Pancasila
Menjelang tengah malam, acara memasuki salah satu agenda yang paling ditunggu jamaah, yakni tausiyah Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab.
Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq kembali menjelaskan gagasan NKRI Bersyariah. Ia menekankan bahwa konsep tersebut, menurut pandangannya, tidak bertentangan dengan Pancasila maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Gagasan tersebut disampaikan dalam konteks tema besar Maulid, yakni Revolusi Akhlak menuju NKRI Bersyariah yang Berkah.
Habib Rizieq juga mengingatkan bahwa perjuangan membangun kehidupan berbangsa harus tetap berlandaskan akhlak, keadilan dan kepedulian terhadap rakyat.
Soal Aksi 27 Agustus, Habib Rizieq Tekankan Hak Menyampaikan Aspirasi
Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq juga menyinggung rencana aksi penyampaian aspirasi pada 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI.
Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat melalui unjuk rasa merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Karena itu, menurutnya, pemerintah dan aparat harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara sah.
Habib Rizieq juga meminta agar pemerintah tidak mengadu domba masyarakat yang memiliki sikap berbeda terhadap aksi tersebut. Ia mengingatkan agar tidak terjadi aksi tandingan yang mempertemukan kelompok yang berbeda pandangan pada waktu dan lokasi yang sama sehingga berpotensi menimbulkan gesekan.
Ia menyerukan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban. Perbedaan pendapat, menurut pesan yang disampaikannya, tidak seharusnya berubah menjadi pertikaian antarkelompok masyarakat.
Maulid Akbar Berlangsung Aman dan Penuh Kekhidmatan
Secara keseluruhan, Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 H di Markaz Syariah Petamburan berlangsung sukses, khidmat dan meriah.
Puluhan ribu jamaah mengikuti acara dengan tertib hingga rangkaian utama berakhir. Kehadiran para ulama, habaib, tokoh masyarakat, tokoh nasional dan pejabat negara semakin menambah semarak majelis yang digelar bertepatan dengan milad ke-61 Habib Rizieq tersebut.
Dari pembacaan Al-Qur'an, shalat berjamaah, Yasin, Asmaul Husna, Ratib Al-Atthas, Maulid Ad-Diba’i, shalawat, qasidah, sambutan tokoh, hingga tausiyah Habib Rizieq, seluruh rangkaian menjadi satu kesatuan majelis dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Bagi jamaah yang hadir, Maulid Akbar Petamburan bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat persaudaraan umat, serta meneguhkan semangat Revolusi Akhlak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dengan antusiasme yang sangat besar dan kehadiran puluhan ribu umat Islam, Maulid Akbar di Markaz Syariah Petamburan menjadi salah satu majelis Maulid terbesar yang berlangsung di Jakarta pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun ini.
Foto: Habib Rizieq bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Majelis Markaz Syariah Petamburan, Senin (24/8/2026).

