Tegas! Dokter Tifa: Saya akan Tanya 3 Pertanyaan ke Jokowi jika Dia Berani Hadiri Sidang Kasus Ijazah

 


Kamis, 9 Juli 2026

Faktakini.info, Jakarta - Terdakwa kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa membeberkan daftar pertanyaan yang akan ditanyakannya ke Jokowi ketika mantan Wali Kota Solo itu hadir dalam persidangan.

Mulanya, dia mengaku senang jika Jokowi benar-benar hadir dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur tersebut.

Lantas, dokter Tifa mengatakan ketika Jokowi hadir, maka dirinya ingin mempertanyakan terkait 709 barang bukti hasil sitaan dari Polda Metro Jaya terkait kasus ijazah.

"Saya sangat menantikan kehadiran Pak Joko Widodo di PN Jakarta Timur. Kenapa? Karena saya ingin bertanya soal 709 dokumen (barang bukti) ini," katanya dikutip dari YouTube tvOne, Kamis (9/7/2026).

Dokter Tifa mengaku sudah mempelajari seluruh dokumen tersebut sejak kasus ini pertama kali bergulir.

Kasus ini pertama kali bergulir ketika Jokowi melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025 lalu.

Kemudian, Polda Metro Jaya menetapkan tersangka pada 7 November 2025 di mana dokter Tifa masuk dalam klaster yang sama dengan pakar telematika, Roy Suryo.

"709 dokumen ini sudah dalam setahun ini saya pelajari. Daftarnya juga sudah saya dapatkan dari Polda Metro Jaya. Salinannya sebanyak 505 salinan juga sudah saya dapat. Maka dengan senang hati, kalau Pak Jokowi hadir sidang akan senang hati sekali," kata Dokter Tifa.

Dokter Tifa lantas menjelaskan rincian pertanyaan yang akan diajukan seperti dugaan transkrip nilai milik Jokowi yang tidak lengkap semasa berkuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Lalu, dia juga akan menanyakan soal tidak ada tanda tangan Dekan Fakultas Kehutanan UGM pada transkrip nilai Jokowi.

"Nggak mungkin kita akan meluluskan mahasiswa dengan transkrip tanpa ada tanda tangan dekan dan pembantu dekan I. Itu kan nggak mungkin," tuturnya.

Namun, dokter Tifa mengatakan tidak perlu untuk menanyakan seluruh isi dokumen kepada Jokowi.

Dia menegaskan hanya ingin mendengar penjelasan langsung dari Jokowi terkait pertanyaan yang akan diajukannya.

"Saya sih nggak perlu banyak-banyak tanya. Saya cukup tanya tiga (pertanyaan) saja kok dari 709 dokumen itu. Saya akan dengan senang hati mendengarkan cerita beliau," tuturnya.

Sumber: tribunnews.com