Presiden FIFA Klaim Tak Ada Kesalahan Wasit Dalam Duel Argentina vs Mesir
Kamis, 9 Juli 2026
Faktakini.info
Presiden FIFA Gianni Infantino untuk pertama kalinya berbicara tentang kontroversi seputar VAR setelah pertandingan antara Argentina dan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Ketua federasi sepak bola dunia menegaskan bahwa ia secara pribadi telah meninjau semua situasi kontroversial tersebut beberapa kali dan mengklaim tidak menemukan bukti apa pun yang menunjukkan bahwa tim VAR sengaja memihak satu tim atas tim lainnya.
Saat berbicara kepada media, Infantino menyatakan bahwa ia tidak mendasarkan kesimpulannya pada emosi, tetapi telah menghabiskan banyak waktu untuk meninjau dengan cermat semua sudut kamera dan prosedur tim wasit.
"Saya meninjau situasi-situasi itu lebih dari sepuluh kali. Saya berhenti di setiap sudut kamera, menonton tayangan ulang gerakan lambat, dan mendengarkan seluruh percakapan antara tim VAR dan wasit di lapangan. Saya melakukan ini bukan untuk Argentina atau Mesir, tetapi karena sepak bola perlu dinilai secara adil sebelum kesimpulan apa pun diambil. Para penggemar berhak untuk mempertanyakan dan tidak setuju dengan keputusan, tetapi ketidaksetujuan bukan berarti ada konspirasi," tegasnya.
Menurut presiden FIFA, VAR diperkenalkan ke dalam sepak bola untuk membatasi kesalahan yang jelas dan serius, bukan untuk menghilangkan semua kontroversi. "VAR tidak dapat menghapus semua pendapat yang berbeda karena situasi subjektif selalu ada dalam sepak bola. Itu bagian dari olahraga ," katanya.
Gianni Infantino juga mengakui bahwa reaksi beragam dari penggemar Mesir setelah pertandingan itu dapat dimengerti. "Saya mengerti mengapa penggemar Mesir kecewa. Saya juga mengerti mengapa penggemar Argentina percaya bahwa wasit membuat keputusan yang tepat. Itu menunjukkan betapa sulitnya situasi seperti itu."
Sebagai kesimpulan, Infantino juga menegaskan bahwa setiap keputusan kontroversial akan terus dianalisis oleh departemen perwasitan setelah turnamen jika diperlukan.
"Tidak ada wasit yang kebal dari penilaian, dan tidak ada keputusan yang dibuat di luar analisis. Itulah cara sepak bola terus berkembang. Kepercayaan penggemar hanya dapat dibangun atas dasar transparansi, konsistensi, dan akuntabilitas, bukan atas dasar rumor atau asumsi."
Setelah pertandingan melawan Argentina, pelatih kepala Mesir Hossam Hassan bereaksi keras terhadap keputusan wasit dan VAR. "Saya mengatakan kepada wasit bahwa ini tidak adil. Jika seseorang mencoba menyembunyikan kebenaran, pada akhirnya mereka tidak akan mampu menyembunyikannya."
"Saya tidak akan menonton sisa Piala Dunia . Ini adalah cara saya untuk protes, perlawanan batin saya, dan cara saya sendiri untuk mempertahankan pendirian saya," ujar pelatih berusia 59 tahun itu.
#football
#sports
#sepakbola
#olahraga
#footballnews
#worldcup
