Pukulan Paling Keras dan Memalukan Konflik Sesama Alumni UGM ( JOKOWI VS Roy Suryo dan Dr Tifa)
Senin, 22 Juni 2026
Faktakini.info
Pukulan Paling Keras dan Memalukan Konflik Sesama Alumni UGM ( JOKOWI VS Roy Suryo dan Dr Tifa)
Dikutip dari Fajar.co.id
Bukan Kasus Kriminal, Kagama Cirebon Sebut Penahanan Roy Suryo dan Tifa sebagai Preseden Terburuk Alumni UGM
--------
Muhammad Nursam - Nasional
Sabtu, 20 Juni 2026 15:46 WITA
Ketua Kagama Cirebon Raya, Heru Subagia.
FAJAR.CO.ID, CIREBON — Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama Cirebon angkat suara. Melalui Ketuanya, Heru Subagia, mereka mengirim pesan khusus kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa oleh Polda Metro Jaya, Sabtu (20/6/2026).
Kagama Cirebon mengaku prihatin. Dua sosok yang ditahan itu sama-sama alumni UGM, seperti Jokowi sendiri. Mereka meminta Jokowi turun tangan agar proses hukum berjalan lebih manusiawi.
Heru menjelaskan, Kagama Cirebon sebenarnya sudah sejak awal berupaya mendamaikan Jokowi dengan Roy Suryo dan dr. Tifa. Keduanya adalah pelapor dan terlapor dalam polemik ijazah.
“Kami sudah bertemu langsung dua kali dengan Pak Jokowi selaku pelapor, dan juga berkomunikasi dengan pihak terlapor. Dua belah pihak kami akui sebagai bagian keluarga besar alumni UGM,” ujar Heru.
Kagama Cirebon bahkan menyusun proposal perdamaian. Ada jilid 1 dan jilid 2, isinya opsi mediasi kekeluargaan sesama alumni. Namun sejauh ini proposal itu belum dipakai atau masih dalam pertimbangan.
Penjelasan Penangkapan Disebut Preseden Buruk
Puncak kekecewaan Kagama Cirebon muncul saat Roy Suryo dan dr. Tifa ditangkap mendadak oleh penyidik Polda Metro Jaya.
“Kami menyatakan rasa prihatin yang mendalam atas penangkapan rekan sesama alumni UGM, Roy Suryo dan Tifa. Penangkapan secara mendadak dan sepihak oleh penyidik Polda Metro kami anggap sebagai salah satu hari terburuk bagi keluarga besar alumni UGM, dan secara umum masyarakat Indonesia,” tegas Heru.
Menurutnya, kasus ini jadi preseden buruk. Sebab proses hukum yang berjalan bukan kasus kriminal murni atau korupsi, tapi polemik ijazah yang berawal dari pertanyaan akademik.
Minta Jokowi Beri Arahan Agar Lebih Bermartabat
Karena itu, Kagama Cirebon meminta kebijaksanaan Jokowi. Sebagai sesama alumni UGM, ayah Wapres Gibran itu diminta memberi arahan kepada aparat penegak hukum.
“Kami meminta kebijaksanaan dan nasihat dari Pak Jokowi agar penanganan hukum terhadap Roy Suryo dan Tifa dapat ditangguhkan atau diubah menjadi proses yang lebih manusiawi dan bermartabat.
Pak Jokowi bisa meminta dan berkomunikasi dengan pihak berwajib agar penahanan dan perlakuannya terhadap Roy Suryo dan Tifa dilakukan dengan cara yang lebih elegan,” kata Heru.
Roy dan Tifa Bukan Kriminal, Tapi Alumni yang Bertanya
Kagama Cirebon menegaskan Roy Suryo dan dr. Tifa bukan penjahat. Mereka hanya alumni yang mempertanyakan keaslian ijazah Presiden ke-7.
“Mereka, Roy Suryo dan Tifa, bukanlah kriminal, teroris, atau koruptor. Kami berharap aparat penegak hukum dapat memperlakukan mereka secara lebih profesional, bijak, dan bermartabat sesuai undang-undang dan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia,” pungkas Heru.
