Munas-Konbes NU 2026 di Al-Falah Kediri Memanas, Perdebatan Lokasi Muktamar Picu Kericuhan hingga Sidang Sempat Terhenti
Munas-Konbes NU 2026 di Al-Falah Kediri Memanas, Perdebatan Lokasi Muktamar Picu Kericuhan hingga Sidang Sempat Terhenti
KEDIRI – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, diwarnai dinamika yang cukup tajam. Perdebatan mengenai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU memicu ketegangan di ruang sidang hingga menyebabkan jalannya pleno sempat terhenti.
Suasana yang semula berlangsung tertib berubah memanas ketika forum mulai membahas usulan calon tuan rumah Muktamar NU 2026. Sejumlah peserta menyampaikan interupsi dan keberatan terkait mekanisme pembahasan lokasi Muktamar yang dinilai belum saatnya diputuskan dalam forum tersebut.
Perbedaan pandangan antar peserta semakin menguat sehingga memunculkan adu argumentasi yang berlangsung cukup alot. Dalam situasi tersebut, beberapa peserta terlibat cekcok dan saling dorong sehingga petugas keamanan internal harus turun tangan untuk menenangkan suasana serta memastikan jalannya persidangan tetap terkendali.
Menurut keterangan sejumlah peserta, ketegangan bermula dari munculnya persepsi bahwa forum telah mengarah pada penetapan salah satu pesantren sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Persepsi tersebut kemudian memicu reaksi dari sebagian peserta yang menginginkan seluruh kandidat tuan rumah terlebih dahulu melalui proses verifikasi dan pembahasan yang lebih komprehensif.
Pimpinan sidang akhirnya mengambil langkah menenangkan forum dengan memberikan penjelasan bahwa belum ada keputusan final mengenai lokasi Muktamar. Setelah dilakukan klarifikasi, suasana berangsur kondusif dan sidang dapat kembali dilanjutkan.
Sebagai jalan tengah, forum menyepakati agar penentuan lokasi Muktamar dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan organisasi. PBNU akan melakukan kajian serta verifikasi terhadap seluruh daerah yang mengajukan diri sebagai calon tuan rumah sebelum keputusan resmi ditetapkan.
Meski sempat diwarnai ketegangan, Munas dan Konbes NU 2026 tetap berlangsung hingga akhir agenda. Berbagai keputusan strategis terkait keagamaan, organisasi, dan rekomendasi kebangsaan berhasil dirumuskan sebagai bekal menuju Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026.
Dinamika yang terjadi di Al-Falah Kediri tersebut menunjukkan tingginya perhatian warga Nahdliyin terhadap masa depan organisasi. Perbedaan pandangan yang muncul dalam forum pada akhirnya tetap diarahkan untuk diselesaikan melalui musyawarah, sesuai tradisi yang selama ini menjadi ciri khas Nahdlatul Ulama.
