[Video] Habib Rizieq Putihkan Pamekasan, 100 Ribu Lebih Massa Hadiri Tabligh Akbar untuk Palestina
Rabu, 13 Mei 2026
Faktakini.info, Jakarta - Tabligh Akbar dan Istighosah Internasional untuk Kemerdekaan Palestina yang digelar di Lapangan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, pada Senin malam, 11 Mei 2026, berlangsung dengan sangat sukses dan penuh khidmat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Gerakan Peduli Palestina (GPP) ini dihadiri lebih dari 100 ribu jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur dan luar daerah.
Sebelum menghadiri acara, Habib Rizieq Syihab tiba di Bandara Juanda Surabaya pada siang hari dan langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Pulau Madura untuk memenuhi agenda utama tersebut.
Kehadiran Habib Rizieq disambut antusias oleh lautan manusia yang memadati lokasi acara. Para jamaah hadir sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina serta dukungan bagi negara-negara Muslim yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.
Doa dan Solidaritas untuk Palestina
Acara dimulai pukul 19.00 WIB dengan rangkaian kegiatan yang meliputi:
Istighosah dan doa bersama
Tausiah keagamaan
Seruan kemanusiaan
Penggalangan solidaritas untuk Palestina
Selain Palestina, doa juga dipanjatkan untuk negeri-negeri Muslim lain yang sedang dilanda konflik dan penderitaan, seperti Yaman, Suriah, Lebanon, Irak, dan Iran.
Panitia mengusung slogan:
“Bersatu, Berdoa, Beraksi untuk Palestina.”
Pesan Habib Rizieq
Dalam tausiahnya, Habib Rizieq menegaskan bahwa tanah Palestina adalah hak rakyat Palestina dan bukan milik Israel. Justru orang Israel merupakan pendatang dan perampok tanah Palestina. Ia menyerukan agar umat Islam terus memberikan dukungan moral, politik, dan kemanusiaan untuk perjuangan kemerdekaan Palestina.
Habib Rizieq juga mengkritisi keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) dan meminta pemerintah untuk mengevaluasi keterlibatan tersebut karena tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan Palestina.
Selain itu, beliau mengajak umat Islam untuk memperkuat persatuan dan ukhuwah. Sebagai contoh, Habib Rizieq menyinggung pentingnya solidaritas umat Islam lintas suku dan daerah seperti yang pernah terjadi di Pontianak, sehingga tidak mudah diadu domba oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah.
Secara khusus, beliau berpesan kepada masyarakat Madura agar terus menjaga keharmonisan dan tidak terprovokasi oleh upaya mengadu domba antara para kiai dan habaib.
Momentum Penguatan Ukhuwah Islamiyah
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian umat terhadap isu-isu kemanusiaan global. Dengan kehadiran lebih dari 100 ribu jamaah serta para ulama dan tokoh masyarakat, acara ini tercatat sebagai salah satu aksi solidaritas terbesar untuk Palestina di Jawa Timur pada tahun 2026.
Suasana acara berlangsung tertib, damai, dan penuh semangat persaudaraan. Ribuan jamaah memanjatkan doa agar rakyat Palestina segera memperoleh kemerdekaan dan keadilan.
Klik video:
