Megawati Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Indonesia
Kamis, 28 Mei 2026
Faktakini.info
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Dubes Alsattari menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Megawati dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina melawan zionis Israel.
Dubes Alsattari memaparkan kondisi terkini di Palestina yang kian memprihatinkan akibat serangan zionis.
Ia menegaskan bahwa dampak kehancuran telah menyasar fasilitas publik dan warga sipil yang tidak berdampingan dengan konflik bersenjata.
"Puluhan ribu bangunan dan rumah telah musnah, begitu banyak nyawa melayang dan rakyat menderita, kebanyakan ibu dan anak-anak. Yang juga menyedihkan, diantara korban tersebut termasuk juga 200 orang jurnalis harus merelakan nyawanya. Israel sedang menghancurkan harapan rakyat Palestina," urai Dubes Alsattari dikutip berdasarkan keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa alasan Israel menyerang dengan dalih keberadaan Hamas tidaklah berdasar, mengingat rumah sakit, sekolah, hingga gereja turut dihancurkan.
Termasuk para jurnalis yang gugur pun bukanlah bagian dari kelompok tersebut.
Mendengar paparan tersebut, Megawati Soekarnoputri tampak sangat terharu. Sambil terisak, ia mengenang kembali pesan ayahandanya, Proklamator RI Bung Karno, mengenai perjuangan panjang bangsa Indonesia melawan penjajahan yang memiliki kesamaan rasa dengan apa yang dialami rakyat Palestina saat ini.
Megawati juga mengingatkan kembali momentum Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung sebagai tonggak seruan kemerdekaan Palestina.
Selain memberikan dukungan moral, Megawati kembali menyuarakan pentingnya reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar lebih berperan aktif dalam mengatasi turbulensi geopolitik global saat ini.
Ia meyakini bahwa kekuatan fisik tidak akan mampu memadamkan semangat kemerdekaan.
"Israel mungkin dapat menghancurkan secara fisik, namun saya yakin bahwa di setiap dada rakyat Palestina terdapat jiwa yang tidak mudah menyerah dan bergelora tekad kuat untuk merdeka. Sama seperti Indonesia, dan saya yakin suatu saat kemerdekaan Palestina yang paripurna akan tercapai. Sebagaimana Bung Karno juga berpesan untuk selalu mendukung kemerdekaan Palestina," lanjut Megawati.
Sebagai simbol persaudaraan dan perjuangan, Dubes Alsattari menyelempangkan kafiyeh berwarna merah ke bahu Megawati.
Ia juga mengangkat jari membentuk simbol "V" (victory) sebagai doa untuk kemenangan Palestina.
Menutup pertemuan yang penuh emosional tersebut, Megawati memberikan pesan penguat kepada sang Dubes. "Be strong," kata Megawati singkat namun penuh penekanan.
Suasana haru sempat mencair ketika di akhir pertemuan, Dubes Alsattari sempat berseloroh mengajak Megawati adu panco, sembari mendoakan agar putri Bung Karno tersebut selalu diberikan kesehatan dan kekuatan.
Dalam pertemuan ini, Megawati didampingi oleh sejumlah elite PDIP, di antaranya Sekjen Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Ahmad Basarah, Direktur Hubungan Luar Negeri Hanjaya Setiawan, dan politisi M. Guntur Romli.
Diketahui, sebelum menerima Dubes Palestina, di hari yang sama Megawati juga menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty.
Sumber: Suara.com
