Kesaksian Korban Oknum Kyai di Pati

 


Ahad, 3 Mei 2026

Faktakini.info, Jakarta - Pengakuan mengejutkan datang dari mantan santri pondok ndholo kusumo, sebut saja Sofi warga margorejo dengan suara bergetar dia mengatakan ingin membantu para korban dengan kesaksiannya.

Dia menceritakan awal mula mondok tahun 2008 terbujuk dengan rayuan Asyhari (pendukung PWI-LS) dengan alasan perjuangan (dakwah), bukan untuk menimba ilmu ataupun ngaji kala itu ia diajak dalam perjuangannya membangun mushola pondok tanpa dibayar. Sudah tidak dibayar, orangtuanya bahkan sampai menjual tanah seharga 8juta (pada tahun 2008) untuk biaya pondoknya.

Doktrin yang ditekankan pada semua santrinya yaitu Dunia dan seisinya ini halal untuk dzuriyahnya kanjeng nabi dan keturunan-keturunannya. Jadi misalkan istrimu dinikahi keturunannya kanjeng nabi ya halal, misal saat itu istri saya mau dikawin dia ya akan saya relakan.

Pengalaman dia yang membuat semakin yakin bahwa dia walinya Allah adalah dia tahu waktu kapan neneknya akan meninggal, bahkan dia juga tahu kapan persisnya adiknya akan melahirkan.

Lebih lanjut ditanya wartawan bukti apa saja dari ky4i yang meny!mpang ini adalah dia menciumi santriwatinya pipi kanan, kiri, atas dan bibir. Pun termasuk pada istri saya juga begitu. Dan lagi ditempat njagong (orang mantenan) si ky4i ini sering menciumi gadis2 dan banyak saksinya. @elyanapost 

#Pati #PatiViral #WalidPati #Ndholokusumo #Pesantren #BeritaViral #elyanapost