Biarawati Katolik Prancis diserang Zionis di Yerusalem
Informasi di media sosial katakan pria ini belum ditemukan
Tapi otoritas Israel belum merilis identitas resmi penyerang tersebut, beberapa laporan di media sosial mengidentifikasi pria tersebut sebagai Yonah Schreiber.
Sera-ngan terjadi pada hari Selasa, 28 April 2026 di depan situs suci Cenacle (Ruang Atas) di Gunung Sion, Yerusalem Timur
Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria berusia 36 tahun mendekati korban dari belakang, mendorongnya dengan keras hingga terjatuh, dan menendangnya berkali-kali saat ia sudah berada di tanah.Identitas
Korban adalah seorang biarawati asal Prancis berusia 48 tahun yang bekerja sebagai peneliti di École Biblique et Archéologique Française (Sekolah Alkitab dan Arkeologi Prancis) di Yerusalem. Ia mengalami luka memar di bagian kepala dan dahi.
Polisi Israel katanya telah menangkap tersangka pada Rabu malam, 29 April 2026, atas dugaan serangan bermotif rasial.
Tapi kabar yang beredar di media sosial namanya Yonah Schreiber dan belum ditemukan.
Pihak kepolisian menyatakan kebijakan "nol toleransi" terhadap kekerasan yang menargetkan pemuka agama dan komunitas keagamaan di kota suci tersebut.
Vikaris Jenderal Patriarkat Latin di Yerusalem, Uskup William Shomali, menyebut serangan ini sebagai tindakan yang "sangat serius, menyakitkan, dan tercela".
Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan oleh ekstremis terhadap komunitas Kristen di Yerusalem, yang menurut para pemimpin gereja telah menunjukkan pola peningkatan permusuhan dalam beberapa tahun terakhir di Israel 🙏
#israel #biarawati #fblifestyle #ccc
