Komandan Pasukan Quds IRGC Iran: Kapal Induk Gerald Ford Sudah Kabur, Pasukan AS Bakal Ikut Hengkang

 


Senin, 6 April 2026

Faktakini.info, Jakarta - Komandan Pasukan Quds IRGC Iran menyampaikan pernyataan keras dan penuh percaya diri. Ia membandingkan mundurnya kapal induk Amerika Serikat USS Gerald Ford dari kawasan Timur Tengah dengan nasib seluruh pasukan AS di masa depan. Menurutnya, “seperti kapal induk Gerald Ford yang melarikan diri dari wilayah kami, semua orang Amerika pada akhirnya akan ikut kabur”. Pernyataan ini langsung viral dan menjadi sorotan internasional di tengah ketegangan tinggi antara Iran dan AS.

Pernyataan tersebut muncul setelah serangkaian insiden panas di Timur Tengah, termasuk jatuhnya jet F-15 AS dan ultimatum Trump soal Selat Hormuz. Komandan Quds Force melihat mundurnya kapal induk AS sebagai bukti kelemahan Washington dan kemenangan strategi Iran. Ia menegaskan bahwa Iran tidak takut menghadapi kekuatan militer terbesar dunia dan siap melanjutkan perlawanan hingga pasukan AS benar-benar angkat kaki dari kawasan tersebut.

Reaksi dunia pun langsung bermunculan. Banyak pihak di Iran menyambut pernyataan itu sebagai semangat perlawanan, sementara di pihak AS dan Israel dianggap sebagai provokasi berbahaya. Meski demikian, para analis menyebut klaim ini sebagai bagian dari perang psikologis yang sedang berlangsung. Kapal induk Gerald Ford memang sempat ditarik mundur untuk alasan keamanan, tapi Pentagon belum memberikan komentar resmi atas pernyataan komandan Iran tersebut.

Situasi ini semakin menambah ketegangan di Timur Tengah yang sudah memanas. Banyak yang khawatir pernyataan provokatif ini bisa memicu eskalasi lebih lanjut. Meski diplomasi masih menjadi harapan, sikap saling tantang antar kedua pihak membuat dunia menahan napas. Semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya dari Washington dan Teheran.


#QudsForce #IranVsAS #GeraldFord #PerangPsikologis #KonflikTimurTengah