GeoPolitik Pasca Gencatan Senjata: Hegemoni AS-Israel Melemah, Iran Menguat

 


Sabtu, 11 April 2026

Faktakini.info

GeoPolitik Pasca Gencatan Senjata: Hegemoni AS-Israel Melemah, Iran Menguat

Media Israel melaporkan, Bahwa masa gencatan senjata saat ini dimanfaatkan Iran untuk memperkuat sistem balistik mereka. 

China membantu Iran secara langsung dengan mengirim bahan bahan kimia dan sparepart yang dibutuhkan untuk produksi balistik Iran. 

Iran saat ini juga terus mengebut produksi balistik dan Hipersonik yang selama perang ini juga tidak berhenti produksi. 

Perang dengan Israel sebulan lebih ini memberikan banyak gambaran dan perspektif GeoPolitik baru bagi dunia. 

Hancurnya negara negara arab akibat gempuran balistik Iran selama ini adalah bukti konkret, bahwa pengaruh militer AS menurun drastis dan tidak mampu melindungi sekutu arab mereka sama sekali. 

Wibawa militer AS dan Israel yang dianggap terbaik di dunia, sama sekali tidak ada harga dirinya didepan senjata Iran yang dibangun mandiri dan tanpa biaya mahal. 

Hancurnya negara negara arab terutama pangkalan militer AS di seluruh kawasan akibat balistik memberikan pelajaran penting, bahwa siapapun sekutu AS saat ini tidak bisa lagi mengandalkan AS untuk payung keamanan mereka masa depan.

Ini juga jadi pelajaran penting bagi eropa yang saat ini terus didorong oleh AS untuk terus membenci Rusia dan berperang dengan Rusia demi kepentingan AS. 

Negara negara Eropa perlu berbaik baikan dengan Rusia, hidup berdampingan dan tidak saling mengancam. Karena AS tidak akan mampu melindungi Eropa atau NATO dihadapan Rusia dimasa depan. 

Ini juga pelajaran bagi Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan yang selama ini menganggap dirinya aman, dan mau ikut arahan AS untuk memusuhi China. Taiwan, Jepang dan Korea Selatan harus paham bahwa AS tidak akan mampu melindungi mereka jika pecah perang dengan China di Asia Timur. 

Semua bangsa bangsa saat ini perlu memahami denga baik, bahwa saat ini, geopoltik kita memasuki era Multipolar, bukan lagi era Bipolar pasca perang dunia ke dua, atau era Unipolar pasca Uni Soviet collapse. 

Lanskap dunia Multipolar ini mengharuskan dunia bersinergi, saling hidup aman dan damai, saling berkolaborasi dan berbaik baikan dengan tetangga, dan menghindari bermusuhan. 

Di titik ini, masa depan Israel sangat berbahaya, negara ilegal yang sangat rasis yang sangat hobi berperang dan hobi memusuhi tetangganya, memusuhi dunia Islam termasuk Iran, Israel dalam tema ini tidak memiliki masa depan cerah diatas planet ini. 

Israel yang hidup arogan dan terus berpikir bahwa AS bisa terus melindungi kejahatannya, maka Israel perlu melihat kota kita di Israel saat ini yang hancur akibat balistik Iran, padahal perang Belum sampai sebulan setengah. 

Israel yang terus hidup arogan dan merasa memiliki imunitas politik, diplomasi, dan GeoPolitik, karena merasa dilindungi AS. Mereka tidak memiliki masa depan untuk hidup aman dan damai selama mereka hidup dengan mental apartheid dan mental biadab. 

Dengan perubahan lanskap GeoPolitik seperti saat ini, mental dan sikap Israel yang gemar memusuhi dan melanggar HAM secara ekstrem akan mendorong mereka ke lubang kubur yang mereka gali sendiri. 

Tengku Zulkifli Usman ✓

Foto: Sayyid Mojtaba Khamenei Pemimpin Iran