Buletin ke-16 DPD FPI Jabar: FPI Tekankan Tabayyun dan Kewaspadaan terhadap Provokasi di Kalangan Mahasiswa

 



Jum'at, 17 April 2026

Faktakini.info, Jakarta - Dalam pengajian umum di Markaz Syariah Petamburan, Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS) menekankan pentingnya membela agama sebagai bagian dari membela tanah air.

Dalam ceramahnya, IB HRS mengutip prinsip yang juga digaungkan oleh tokoh nasional Hasyim Asy'ari, yaitu “Hubbul Wathon minal Iman” (mencintai tanah air adalah sebagian dari iman). Ia juga mengingatkan bahwa menyampaikan kebenaran merupakan bagian dari jihad utama, sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW.

Lebih lanjut, IB HRS menyoroti pentingnya kedewasaan dalam menyikapi dinamika perjuangan, khususnya di kalangan mahasiswa. Ia mengingatkan agar umat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang memiliki rekam jejak buruk atau kepentingan tertentu.

Mengutip hadis riwayat Muhammad, ia menegaskan bahwa seorang mukmin tidak boleh jatuh ke dalam kesalahan yang sama berulang kali. Selain itu, ia juga merujuk pada firman Allah dalam Al-Qur’an (QS. Al-Hujurat: 6) yang menekankan pentingnya melakukan verifikasi (tabayyun) terhadap setiap informasi yang diterima.

IB HRS secara khusus mengingatkan mahasiswa agar berhati-hati terhadap pihak-pihak yang disebutnya sebagai “tukang survei bayaran” atau individu dengan latar belakang penipuan yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa demi kepentingan pribadi.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa elemen laskar dan jawara siap mendampingi mahasiswa, selama gerakan yang dilakukan tetap berada pada jalur yang benar dan tidak ditunggangi oleh pihak yang tidak memiliki integritas.

Pesan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap kritis, cermat, dan berpegang pada nilai-nilai kebenaran dalam menyikapi berbagai isu sosial dan politik.

📄 TRANSKRIP TEKS (ASLI DARI GAMBAR)

BULETIN DPD FPI JAWA BARAT

Edisi ke - 16 _ 28 Syawal 1447 H _ 17 April 2026

Terbit Setiap Jum’at

“Seorang mukmin tidak boleh jatuh ke dalam lubang yang sama dua kali.”

(HR. Bukhari & Muslim)

AWAS !!!

TUKANG SURVEY BAYARAN

DAN NAPI PENIPUAN

NGAJAK KUDETA

Dalam pengajian umum di Markaz Syariah Petamburan, Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS) menekankan bahwa membela agama adalah akar dari membela tanah air.

Hal ini sejalan dengan prinsip yang digaungkan oleh tokoh nasional KH Hasyim Asy’ari:

“Hubbul Wathon minal Iman”

(Mencintai tanah air adalah sebagian dari iman).

Beliau mendukung mahasiswa yang menyuarakan kebenaran, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Jihad yang paling utama ialah menyampaikan kalimat yang hak (kebenaran) di hadapan penguasa yang zalim.” (HR. Abu Daud)

Kedewasaan dalam Strategi

Menanggapi perubahan ritme perjuangan, IB HRS menjelaskan bahwa pejuang harus belajar dari sejarah agar tidak jatuh ke lubang yang sama. Beliau menerapkan prinsip Fathonah (cerdas) sesuai hadits Nabi:

FPI kini lebih mengedepankan kalkulasi matang guna menghindari provokasi yang hanya akan merugikan umat dan mahasiswa di lapangan.

IB HRS mengingatkan mahasiswa untuk melakukan Tabayyun (verifikasi) terhadap tokoh-tokoh yang tiba-tiba muncul mengajak kudeta atau revolusi namun memiliki rekam jejak buruk.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya...” (QS. Al-Hujurat: 6)

Waspadai “tukang survei bayaran” atau “mantan napi penipuan” yang hanya mencari keuntungan materi. Jangan biarkan gerakan mahasiswa ditunggangi oleh mereka yang tidak memiliki integritas.

Laskar dan Jawara siap berada di samping mahasiswa selama gerakan tersebut tidak ditunggangi. Beliau mengingatkan kembali pesan Jenderal Sudirman.

TIM REDAKSI LEMBAGA DAKWAH PERSAUDARAAN DPD FPI

Salurkan Donasi Kemanusiaan dan Perjuangan Islamiyah, melalui kami:

Rekening KEMANUSIAAN:

A/N: HILMI PERSAUDARAAN ISLAM

BSI 7855 58 8875 (Kode Bank 451)

Konfirmasi: Ustadz Ahmad Yani Syukur

0814 1111 9212

Rekening PALESTINA:

A/N: KOMITE PERSAUDARAAN AL AQSHO

BSI 6666 68 8811

Rekening MEDIA & PERJUANGAN:

A/N: AHMAD SHIHABUDIN

Bank Muamalat 3089 77 (Kode Bank 147)