Abbas Tompel Sebarkan Hoax: Mengklaim Naqobah Asyraf Mesir Batalkan Nasab Ba'alawi

 


Jum'at, 17 April 2026

Faktakini.info

Habib Muhammad Novel BSA 

Abas Bily Menyebarkan Hoaks dan Fitnah, Mengaku Naqobah Asyraf Mesir Batalkan Nasab Ba'alawi .

Setelah melalui proses konfirmasi langsung kepada pihak terkait, terbukti bahwa pernyataan yang dikemukakan Abas Bily (dikenal juga sebagai Abas Tompel) yang menyatakan "Nasab Ba'alawi sudah dibatalkan naqobah asraf mesir" adalah tidak benar. Pernyataan tersebut merupakan hoaks dan fitnah yang dibuat semata tanpa dasar fakta. Bahkan, mantan Mufti Agung Mesir Syekh Ali Jum'ah dalam wawancara dengan Republika Online pada Senin (29/7/2024) menyatakan keabsahan nasab Ba'alawi secara tegas.

Pernyataan yang Tidak Berdasar

Abas Bily sebelumnya menyampaikan klaim tentang pembatalan nasab Ba'alawi oleh Naqobah Asyraf Mesir secara luas, baik melalui media tertentu maupun dalam suasana tatap muka. Namun hasil verifikasi yang dilakukan menunjukkan bahwa Naqobah Asyraf Mesir tidak pernah melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan apapun yang berkaitan dengan pembatalan nasab kelompok Ba'alawi. Klaim tersebut sepenuhnya merupakan hasil dugaan dan kebohongan dari Abas Bily sendiri.

Dalam wawancara tersebut, Syekh Ali Jum'ah menjelaskan, "Sah dengan ijma (konsensus) para ulama. Jika ada satu orang fasiq muncul lalu mempertanyakan nasab yang mulia ini, terserah saja itu urusan dia dengan tuhannya dan dia bebas dengan pendapatnya. Tapi Ba'alawi sah nasabnya, menurut kita sesuai dengan ijma ulama. Kami belum menemukan ada yang meragukan nasab Ba'alawi sepanjang sejarah. Kalau dikatakan kakek moyang mereka tidak ditemukan di kitab fulan, atau kakek mereka tidak ditemukan di kitab fulan yang lain, kami katakan urus saja hidupmu. Dan teruslah duduk dengan selalu merasa ragu. Hasbunallah wa ni’mal wakil. Maka ucapan seperti ini yang meragukan nasab yang sudah jelas, suatu kebodohan. Dan hanya Allah yang lebih mengetahui." Pendapat ini juga sejalan dengan apa yang disampaikan Imam an-Nabhani dalam kitab Riyadh al Jannah, yang menyebutkan bahwa para Sadat Ba'alawi telah diijmakkan umat Islam di seluruh masa dan daerah sebagai salah satu yang memiliki nasab ahli bait Nabi yang paling sahih.

Dampak Hoaks dan Fitnah

Penyebaran informasi salah semacam ini dapat menimbulkan dampak negatif yang tidak sedikit. Di antaranya:

- Merusak nama baik Naqobah Asyraf Mesir sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam konteks keilmuan dan hubungan masyarakat.

- Menimbulkan kebingungan serta konflik yang tidak perlu di antara kelompok masyarakat yang terkait dengan nasab Ba'alawi dan pihak lain yang mempercayai informasi tersebut.

- Menurunkan kredibilitas penyampaian informasi secara umum dan membuat masyarakat sulit membedakan mana informasi yang benar dan salah.

Pentingnya Verifikasi Informasi

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum menyebarkannya. Khususnya bagi mereka yang memiliki akses atau pengaruh dalam menyampaikan informasi kepada khalayak, harus bertanggung jawab untuk memastikan bahwa apa yang disampaikan adalah benar dan memiliki dasar fakta yang jelas. Menyebarkan hoaks dan fitnah bukan hanya bertentangan dengan nilai-nilai kebaikan masyarakat, namun juga dapat memiliki konsekuensi hukum serta sosial yang serius bagi pelakunya.