Sayyid Mojtaba: Kami tidak akan berhenti membalas serangan AS-Israel

 


Ahad, 15 Maret 2026

Faktakini.info, Jakarta - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesan pertamanya kepada rakyat Negeri Mullah bahwa Teheran tidak akan berhenti membalas atas serangan AS-Israel yang telah banyak menumpahkan darah. 

“Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan mengabaikan pembalasan atas darah para syuhada Anda. Pembalasan yang kami maksudkan tidak hanya terkait dengan kemartiran Pemimpin Revolusi yang agung; melainkan, setiap anggota bangsa yang gugur sebagai syuhada oleh musuh adalah subjek terpisah untuk berkas pembalasan,” kata Mojtaba dalam pesan tersebut, seperti dikutip Tasnim News, Kamis (12/2/2026).

“Kami akan sangat peka terhadap darah anak-anak kami. Oleh karena itu, kejahatan yang sengaja dilakukan oleh musuh di sekolah Shajareh Tayyebah di Minab dan insiden serupa memiliki arti khusus dalam hal ini,” imbuhnya, menyoroti serangan rudal tomahawk AS terhadap gedung SD yang menyebabkan sedikitnya 175 orang gugur—banyak di antaranya anak-anak.

Iran mengisyaratkan akan terus bertempur habis-habisan melawan AS dan Israel. “Kehendak massa adalah untuk melanjutkan pertahanan yang efektif dan mematikan,” ujar pria yang ayah, istri, dan saudara perempuannya dibunuh dalam agresi AS-Israel itu.

“Demikian pula, upaya memblokir Selat Hormuz tidak diragukan lagi harus terus digunakan,” tegas Mojtaba, yang akibat penutupan selat penting tersebut, sejauh ini, mengguncang perekonomian global, termasuk menyebabkan lonjakan kenaikan BBM di AS.

Mojtaba menekankan, Iran akan menuntut ganti rugi atas perang kali ini. “Kita akan menuntut ganti rugi dari musuh. Jika mereka menolak, kita akan menyita aset mereka sebanyak yang kita anggap pantas, dan jika itu tidak memungkinkan, kita akan menghancurkan aset mereka dalam jumlah yang setara,” tegasnya.

Alumnus pesantren atau Hauzah Qom itu pun mendoakan seluruh rakyat yang tertindas. “Saya berharap karunia Ilahi yang istimewa akan meliputi seluruh rakyat Iran, dan bahkan seluruh umat Muslim serta kaum tertindas di dunia, selama jam-jam, hari-hari, dan bulan suci Ramadan yang berharga ini,” pinta Mojtaba.

#iran #mojtabakhamenei #as #israel #amerika