Beda Perlakuan dengan Yaqut, KPK Tolak Permintaan Noel yang Sakit untuk Medical Check Up
Sabtu, 28 Maret 2026
Faktakini.info, Jakarta - Pengacara mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel), Aziz Yanuar mengungkapkan perbedaan perlakuan KPK terhadap kliennya dengan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait permintaan untuk pemeriksaan kesehatan.
Aziz Yanuar mengungkapkan, saat jadi tersangka, KPK sempat mengabaikan permintaan Noel untuk medical check up secara menyeluruh. Hal itu dilakukan karena Noel memiliki keluhan sakit gula (diabetes) dan penyumbatan pembuluh darah.
"Immanuel Ebenezer mengajukan medical check-up menyeluruh itu tidak di-approve oleh KPK atau diabaikan. Tapi ada tahanan lain mengajukan tahanan rumah dengan alasan kesehatan juga, di-ACC," ujar Aziz Yanuar seusai melaporkan pimpinan dan pejabat KPK di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).
Aziz Yanuar mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Desember 2025, saat Noel masih berstatus tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikat K3 Kemenaker sehingga masih dalam pengawasan dan kewenangan KPK.
Aziz Yanuar mengakui bahwa permohonan pemeriksaan kesehatan pertama dan kedua dikabulkan KPK, sementara permintaan ketiga untuk medical check up diabaikan KPK.
"Pada waktu Immanuel Ebenezer ini ditahan di KPK, ada permohonan untuk medical check-up secara menyeluruh pada permohonan ketiga. Jadi pertama permohonan untuk dia pemeriksaan kesehatan karena sakit, diberikan, yang kedua juga diberikan. Yang ketiga ketika mau medical check-up secara menyeluruh, tidak digubris oleh KPK," tutur Aziz Yanuar.
Aziz Yanuar mengatakan keluhan sakit Noel juga cukup serius, yakni diabetes dan penyumbatan pembuluh darah sehingga diajukan pemeriksaan medical check up menyeluruh. Pihaknya bersyukur akhirnya pemeriksaan medical check up dikabulkan oleh pihak pengadilan setelah statusnya menjadi terdakwa.
"Makanya kemarin dari pengadilan sudah diberikan untuk medical check-up yang menyeluruh dan alhamdulillah sudah terjadi, sudah dilakukan. Atas rekomendasi dari dokter, harus ada operasi kecil terhadap Immanuel Ebenezer untuk penyumbatan di pembuluh darahnya mencegah adanya stroke mendadak nantinya terhadap Immanuel Ebenezer. Itu permohonan yang kita ajukan ke pengadilan, insyaallah nanti pekan depan," pungkas Aziz Yanuar.
Sumber: investor.id
