Rabithah Alawiyah Buka Dapur Umum dan Evakuasi Korban Banjir di Pekalongan

 

Selasa, 20 Januari 2026

Faktakini.info

Rabithah Alawiyah

Rabithah Alawiyah terus bergerak menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir di Kota Pekalonganmelalui kegiatan 'Rabithah Alawiyah Peduli' dengan mendirikan dapur umum untuk korban banjir Pekalongan, Senin 19 Januari 2026.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dakwah sosial dan kemanusiaan dengan hadir langsung membantu masyarakat di tengah kondisi darurat bencana. Selain mengoperasikan dapur umum, Rabithah Alawiyah juga melakukan evakuasi warga terdampak banjir.

Dalam kegiatan tersebut, relawan membantu mengevakuasi dua warga ke tempat yang lebih aman dan layak guna memastikan keselamatan serta kenyamanan mereka selama masa tanggap darurat.

Di bidang distribusi bantuan makanan, Rabithah Alawiyah menyalurkan nasi bungkus dan makanan siap saji ke sejumlah titik penampungan pengungsi. Bantuan serupa juga dibagikan kepada warga terdampak banjir di wilayah sekitar Sekretariat Rabithah Alawiyah Pekalongan, guna menjangkau masyarakat yang belum berada di lokasi pengungsian.

Ketua DPC Rabithah Alawiyah Kota Pekalongan, Habib Zaky Alhabsyi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Kegiatan dapur umum ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian dan ukhuwah Islamiyah. Kami berupaya hadir langsung membantu masyarakat, mulai dari evakuasi, penyediaan makanan, hingga pendataan kebutuhan mendesak agar bantuan selanjutnya dapat tepat sasaran,” terang Habib Zaky Alhabsyi, Senin 19 Januari 2026. 

Selain bantuan pangan, Rabithah Alawiyah juga memberikan layanan sosial kemanusiaan berupa dukungan moral kepada para korban banjir serta melakukan pendataan kebutuhan mendesak untuk tindak lanjut bantuan berikutnya.

Habib Zaky berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Pekalongan.

Melalui semangat gotong royong dan ukhuwah Islamiyah, Rabithah Alawiyah berharap kehadiran dapur umum dan aksi kemanusiaan ini dapat meringankan beban warga terdampak serta menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Pekalongan.