NASAB BA’ALAWI DIAKUI NAQOBAH ASYRAF SEDUNIA, FITNAH SEKTE IMAD TERBANTAH

 

Rabu, 21 Jamuari 2026

Faktakini.info, Jakarta - Polemik terkait nasab Ba’alawi kembali mencuat di ruang publik. Namun, para ahli nasab (nasabah) dan lembaga resmi Nako­bah Asyraf di berbagai negara dunia Islam menegaskan bahwa nasab Ba’alawi adalah shohih, bersambung, dan diakui secara ilmiah serta administratif sebagai bagian dari keturunan Rasulullah ﷺ melalui jalur Sayyidina Husain bin Ali رضي الله عنهما.

Penolakan terhadap nasab Ba’alawi, menurut para ulama dan peneliti nasab, tidak datang dari kalangan mayoritas umat Islam, melainkan hanya dari sebagian kecil kelompok Wahabi yang secara prinsip memang menolak konsep keturunan Nabi Muhammad ﷺ dari jalur mana pun, serta kelompok Imad PWI-LS cs yang dinilai banyak pihak sebagai pembegal nasab dan dipenuhi sentimen iri serta kebencian terhadap habaib.

Diakui Resmi oleh Nako­bah Asyraf Internasional

Fakta penting yang kerap diabaikan para penolak adalah bahwa Imam Ubaidillah bin Ahmad al-Muhajir, leluhur Ba’alawi, tercatat dan diakui secara resmi dalam dokumen dan catatan Nako­bah Asyraf di berbagai negara pusat keilmuan Islam, antara lain:

Irak

Palestina

Yaman dan Hadramaut

Lebanon

Uni Emirat Arab

Arab Saudi

Mesir

Pengakuan ini bukan klaim sepihak, melainkan hasil verifikasi lintas generasi oleh lembaga nasab resmi yang memiliki otoritas, sanad keilmuan, serta arsip sejarah yang panjang.

Menjawab Fitnah Sekte Imad

Untuk menjawab berbagai fitnah yang disebarkan oleh sekte Imad dan jaringan PWI-LS, sejumlah dokumentasi dan kajian telah dipublikasikan dalam bentuk rekaman, penjelasan ulama, serta arsip Nako­bah Asyraf internasional sebagai berikut:

Part 1 – Imam Ubaidillah dan Nako­bah Asyraf Irak

https://youtu.be/MEDihEBTm-Y

Part 2 – Imam Ubaidillah dan Nako­bah Asyraf Palestina

https://youtu.be/tTLz65EEQGU

Part 3 – Nasab Ba’alawi Menurut Ulama Yaman dan Hadramaut

https://youtu.be/-GJk1hY99nM

Part 4 – Imam Ubaidillah dalam Catatan Nako­bah Asyraf Lebanon

https://youtu.be/roPzuWD2zn8

Part 5 – Imam Ubaidillah dalam Catatan Nako­bah Asyraf Uni Emirat Arab

https://youtu.be/MHDwXdU6d7k

Part 6 – Imam Ubaidillah dalam Catatan Nako­bah Asyraf Arab Saudi

https://youtu.be/Zqyz1koMOU0

Part 7 – Imam Ubaidillah dalam Catatan Nako­bah Asyraf Mesir

https://youtu.be/eQWkFNNz69I

Konsensus Ulama vs Kelompok Pinggiran

Para ulama menegaskan, dalam ilmu nasab berlaku kaidah: “al-itsbat bil-istifadhah wal-i’tiraf al-‘am” (penetapan nasab dengan pengakuan luas dan kesinambungan sejarah). Kaidah ini justru terpenuhi pada nasab Ba’alawi, sementara tuduhan-tuduhan liar yang beredar tidak memiliki sanad ilmiah, tidak diakui lembaga resmi, dan bertentangan dengan ijma’ ahli nasab.

Dengan demikian, upaya menggiring opini bahwa nasab Ba’alawi palsu dinilai sebagai propaganda ideologis, bukan kajian ilmiah. Umat diimbau agar tidak tertipu oleh narasi provokatif, serta merujuk kepada ulama muktabar dan lembaga nasab resmi yang telah diakui dunia Islam.