Habib Rizieq Hadir dan Serahkan Bantuan untuk Aceh, Bupati Bireuen: Ini Penguat Hati Rakyat Pascabencana

 



Selasa, 6 Januari 2026

Faktakini.info, Jakarta - Imam Besar Habib Rizieq Syihab (HRS) bersama rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPI, mengunjungi langsung lokasi bencana di sejumlah wilayah Aceh, termasuk Kabupaten Bireuen. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari aksi silaturahmi dan kepedulian kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor.

Sebagaimana diketahui, relawan FPI telah lebih dari satu bulan berjibaku di lokasi bencana Aceh, seperti Aceh Tamiang dan daerah sekitarnya. Para relawan membuka posko kemanusiaan, mendistribusikan bantuan logistik berupa beras dan sembako, membersihkan masjid, mushala, fasilitas umum, serta membantu warga membersihkan rumah-rumah yang tertimbun lumpur akibat banjir dan longsor.

Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Syihab secara resmi disambut oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, dalam acara Silaturahmi dan Peduli Kemanusiaan yang digelar di Gampong Pantee Baro Glee Siblah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, pada Senin (5/1/2026).

Penguatan Spiritual Pascabencana
Acara tersebut menjadi momentum penting penguatan spiritual bagi masyarakat Bireuen yang baru saja dilanda musibah banjir bandang. Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan bahwa kehadiran Habib Rizieq Syihab merupakan kehormatan besar sekaligus pelipur lara bagi warga yang terdampak bencana.

“Kehadiran Habib Rizieq dan rombongan merupakan bukti bahwa ukhuwah Islamiyah tidak mengenal batas wilayah. Ini adalah bentuk solidaritas umat yang sangat kami rasakan manfaatnya,” ujar Bupati Mukhlis.

Ia menegaskan bahwa kepedulian yang ditunjukkan oleh FPI dan seluruh relawan merupakan implementasi nyata ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Menurutnya, bencana yang terjadi menjadi ujian bagi keimanan sekaligus solidaritas seluruh elemen masyarakat.

Pesan Kepedulian dari Habib Rizieq
Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq Syihab menekankan pentingnya kepedulian dan persaudaraan antar sesama Muslim, terutama dalam situasi darurat akibat bencana alam. Ia menyampaikan bahwa kehadiran tim kemanusiaan di tengah masyarakat merupakan wujud nyata dari rasa empati dan tanggung jawab bersama untuk meringankan penderitaan rakyat.

“Musibah adalah ujian dari Allah SWT. Tugas kita adalah saling menguatkan, saling membantu, dan tidak membiarkan saudara kita menghadapi kesulitan sendirian,” tutur Habib Rizieq di hadapan warga dan jamaah yang hadir.

Harapan dan Komitmen Pemerintah Daerah

Dalam suasana yang penuh khidmat, Bupati Bireuen juga menitipkan harapan agar melalui doa dan tausiyah yang disampaikan, Kabupaten Bireuen dijauhkan dari marabahaya di masa mendatang. Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendampingi proses pemulihan pascabencana hingga masyarakat benar-benar bangkit kembali.

“Semoga Bireuen dapat segera pulih dan kembali menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harap Bupati Mukhlis.

Penyerahan Bantuan dan Doa Bersama
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan bantuan pangan berupa beras, sembako dan logistik lainnya, mushaf Al-Qur’an, dan kitab-kitab keislaman dari Organisasi Front Persaudaraan Islam (FPI) yang dipimpin langsung oleh Habib Rizieq Syihab. 

Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, dan keteguhan masyarakat Aceh sebagai Serambi Mekkah.

Pemerintah Kabupaten Bireuen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan kemanusiaan serta awak media yang telah berperan aktif dalam membantu proses penyaluran bantuan dan penyebaran informasi kepada masyarakat luas.

Sumber: Tribuneindonesia.com dll