Wasiat Nabi Muhammad SAW Tentang Ahlul Bait (Para Sayyid, Syarif & Syarifah)

 



Senin, 6 Juni 2022

Faktakini.info 

*WASIAT NABI SAW TENTANG AHLUL BAIT (PARA SAYYID, SYARIF & SYARIFAH)*

_(Wasiat penting untuk para pembenci, penzholim, pemfitnah Ahlul Bait Nabi SAW. Baca secara tuntas dan seksama, agar jangan sampai mati Su'ul Khotimah.)_

1. Anjuran untuk mencintai Ahlu bait.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุฃุฏุจูˆุง ุฃูˆู„ุงุฏูƒู… ุนู„ู‰ ุซู„ุงุซ ุฎุตุงู„ : ุญุจّ ู†ุจูŠูƒู… , ูˆุญุจّ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชู‡ , ูˆู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ู‚ุฑุขู† .
Didiklah anak-anakmu atas tiga perkara : Mencintai Nabi kalian, mencintai ahlu baitnya dan membaca alquran.[1]

b. Rasulullah saw bersabda :
ุฃุฐูƒุฑูƒู… ุงู„ู„ู‡ ููŠ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ , ุฃุฐูƒุฑูƒู… ุงู„ู„ู‡ ููŠ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ¸ ุฃุฐูƒุฑูƒู… ุงู„ู„ู‡ ููŠ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ
Aku ingatkan kalian dalam masalah ahlu baitku, Aku ingatkan kalian dalam masalah ahlu baitku, Aku ingatkan kalian dalam masalah ahlu baitku.[2]

c. Imam Ali bin Abi Thalib berkata :
ุฃุญุณู† ุงู„ุญุณู†ุงุช ุญุจู†ุง , ูˆุฃุณูˆุฃ ุงู„ุณูŠุฆุงุช ุจุบุถู†ุง
Sebaik-baiknya kebaikan adalah cinta kepada kami (ahlu bait), dan seburuk-buruknya kejahatan adalah benci kepada kami (ahlu bait).[3]

2. Mencintai ahlu bait berarti mencintai Allah dan Rasul-Nya.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุฃุญุจูˆุง ุงู„ู„ู‡ ู„ู…ุง ูŠุบุฐูˆูƒู… ู…ู† ู†ุนู…ู‡ , ูˆุฃุญุจูˆู†ูŠ ู„ุญุจ ุงู„ู„ู‡ ,
ูˆุงุญุจّูˆุง ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ู„ุญุจّูŠ
Cintailah Allah swt atas nikmat yang dilimpahkan-Nya kepada kalian, cintailah aku berdasarkan kecintaan kepada Allah swt, dan cintailah ahlu baitku berdasarkan kecintaan kepadaku’.[4]

b. Dari Zaid bin Arqam berkata, ‘Dahulu saya bersama Rasulullah saw maka lewatlah Fathimah yang keluar dari rumahnya menuju ke kamar Nabi saw dan bersamanya terdapat kedua anaknya Hasan dan Husein dan Ali bin Abi Thalib mengikuti mereka. Kemudian Nabi saw memandang mereka dan bersabda :
ู…ู† ุฃุญุจ ู‡ุคู„ุงุก ูู‚ุฏ ุฃุญุจّู†ูŠ , ูˆู…ู† ุฃุจุบุถู‡ู… ูู‚ุฏ ุฃุจุบุถู†ูŠ
Siapa yang mencintai mereka berarti
telah mencintai aku, dan siapa yang membenci mereka berate telah membenci aku’.[5]

3. Mencintai ahlu bait adalah azas (dasar) Islam.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุฃุณุงุณ ุงู„ุงุณู„ุงู… ุญุจูŠ ูˆุญุจ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ
Azas agama Islam adalah mencintaiku dan mencintai ahlu baitku.[6]

b. Rasulullah saw bersabda :
ู„ูƒّู„ ุดูŠุก ุงุณุงุณ . ูˆ ุฃุณุงุณ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุญุจู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช
Segala sesuatu ada azasnya, dan azas
agama Islam adalah mencintai kami ahlu bait.[7]

c. Dari Ali bin Abi Thalib, ‘Rasulullah saw berkata kepadaku : ‘Wahai Ali, Islam itu telanjang, bajunya adalah taqwa, pemimpinnya adalah petunjuk, hiasannya adalah sifat malu, tiangnya adalah sifat wara’, hartanya adalah amal soleh dan azas Islam adalah mencintaiku dan ahlu baitku’.[8]

4. Mencintai ahlu bait adalah ibadah.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ูŠูˆู…ุง ุฎูŠุฑ ู…ู† ุนุจุงุฏุฉ ุณู†ุฉ ูˆู…ู† ู…ุงุช ุนู„ูŠู‡ ุฏุฎู„ ุงู„ุฌู†ุฉ
Mencintai keluarga Muhammad (ahlu bait) satu hari lebih baik daripada
ibadah satu tahun, dan siapa di antara kamu meninggal dalam mencintainya masuk surga’.[9]

b. Rasulullah saw bersabda :
ุงุนู„ู… ุฃู†ّ ุฃูˆู„ ุนุจุงุฏุชู‡ ุงู„ู…ุนุฑูุฉ ุจู‡ … ุซู… ุงู„ุฅูŠู…ุงู† ุจูŠ ูˆ ุงู„ุงู‚ุฑุงุฑ ุจุฃู†ّ ุงู„ู„ู‡ ุฃุฑุณู„ู†ูŠ ุงู„ู‰ ูƒุงูุฉ
ุงู„ู†ุงุณ ุจุดูŠุฑุง ูˆ ู†ุฐูŠุฑุง ูˆุฏุงุนูŠุง ุงู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุจุฅุฐู†ู‡ ูˆ ุณุฑุงุฌุง ู…ู†ูŠุฑุง , ุซู… ุญุจ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ุงู„ุฐูŠู†
ุฃุฐู‡ุจ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู… ุงู„ุฑุฌุณ ูˆุทู‡ุฑู‡ู… ุชุทู‡ูŠุฑุง
‘Ketahuilah bahwasanya awal ibadah itu adalah mengenal Allah … kemudian beriman kepadaku dan berikrar bahwasanya Allah swt telah mengutus aku kepada seluruh manusia sebagai pembawa berita baik dan peringatan, dan untuk jadi penyeru kepada agama Allah dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi, kemudian
(sebagai awal ibadah adalah) mencintai ahlu baitku yang Allah telah hilangkan atas mereka segala dosa dan membersihkannya se suci-sucinya‘.[10]

c. Imam Ja’far al-Shaddiq berkata :
ุฅู†ّ ููˆู‚ ูƒู„ ุนุจุงุฏุฉ ุนุจุงุฏุฉ , ูˆุญุจู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช ุฃูุถู„ ุนุจุงุฏุฉ
Sesungghnya di atas setiap ibadah ada ibadah yang lebih utama, dan mencintai kami ahlu bait adalah paling utama ibadah’.[11]

5. Mencintai ahlu bait adalah tanda keimanan.

a. Rasulullah saw bersabda :
ู„ุง ูŠุคู…ู† ุนุจุฏ ุญุชู‰ ุฃูƒูˆู† ุฃุญุจ ุงู„ูŠู‡ ู…ู† ู†ูุณู‡ , ูˆ ุฃู‡ู„ูŠ ุฃุญุจ ุงู„ูŠู‡ ู…ู† ุฃู‡ู„ู‡ , ูˆุนุชุฑุชูŠ
ุฃุญุจ ุงู„ูŠู‡ ู…ู† ุนุชุฑุชู‡ , ูˆ ุฐุงุชูŠ ุฃุญุจ ุงู„ูŠู‡ ู…ู† ุฐุงุชู‡
Seorang hamba Allah tidak akan sempurna imannya sebelum kecintaannya kepadaku melebihi kecintaannya kepada dirinya sendiri, sebelum kecintaanya kepada keluargaku melebihi kecintaannya kepada keluarganya sendiri, sebelum kecintaannya kepada keturunanku melebihi kecintaannya kepada keturunannya sendiri, dan sebelum kecintaannya kepada dzatku melebihi kecintaannya kepada dzatnya sendiri’.[12]

b. Rasulullah saw bersabda :
ู„ุง ูŠุญุจู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช ุงู„ุง ู…ุคู…ู† ุชู‚ูŠ , ูˆู„ุง ูŠุจุบุถู†ุง ุงู„ุง ู…ู†ุงูู‚ ุดู‚ูŠ
Tidak ada yang mencintai kami ahlu bait kecuali orang yang beriman dan bertaqwa, dan tidak ada yang membenci kami kecuali orang munafik dan durhaka.[13]

c. Imam Muhammad al-Baqir berkata :
ุญุจู†ุง ุฅูŠู…ุงู† , ูˆุจุบุถู†ุง ูƒูุฑ
‘Mencintai kami (ahlu bait) adalah tanda keimanan, dan membenci kami adalah tanda kekufuran’.[14]

d. Imam Muhammad al-Baqir berkata :
ุฅู†ّู…ุง ุญุจู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช ุดู‰ุก ูŠูƒุชุจู‡ ุงู„ู„ู‡ ููŠ ู‚ู„ุจ ุงู„ุนุจุฏ , ูู…ู† ูƒุชุจู‡ ุงู„ู„ู‡ ู‚ู„ุจู‡ ู„ู… ูŠุณุชุทุน ุฃุญุฏ
ุฃู† ูŠู…ุญูˆู‡ , ุฃู…ุง ุณู…ุนุช ุงู„ู„ู‡ ูŠู‚ูˆู„ : ( ุฃูˆู„ุฆูƒ ูƒุชุจ ููŠ ู‚ู„ูˆุจู‡ู… ุงู„ุงูŠู…ุงู† ูˆุฃูŠّุฏู‡ู… ุจุฑูˆุญ ู…ู†ู‡ )
ูุญุจู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช ู…ู† ุฃุตู„ ุงู„ุฅูŠู…ุงู† .
Sesungguhnya kecintaan kepada kami ahlu bait adalah sesuatu yang telah Allah ditetapkan dalam hati seorang hamba, maka siapa yang telah Allah tetapkan dalam hatinya tidak ada satupun yang dapat menahannya. Allah swt berfirman : ‘Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari pada-Nya’.[15] Maka mencintai kami ahlu bait merupakan dasar keimanan’.[16]

6. Mencintai ahlu bait akan mendapat hikmah.

a. Rasulullah saw bersabda :
ู…ู† ุงุฑุงุฏ ุงู„ุชูˆูƒู„ ุนู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูู„ูŠุญุจ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ , … ูˆ ู…ู† ุงุฑุงุฏ ุงู„ุญูƒู…ุฉ ูู„ูŠุญุจ ุงู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ,
… ููˆุงู„ู„ู‡ ู…ุง ุงุญุจّู‡ู… ุงุญุฏ ุงู„ุง ุฑู†ุญ ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆ ุงู„ุงุฎุฑุฉ
Siapa yang ingin bertawakkal kepada Allah maka cintailah ahlu baitku, … siapa yang ingin menemukan hikmah maka cintailah ahlu baitku, … demi Allah tidaklah seorang mencintai mereka kecuali ia akan beruntung di dunia dan akhirat.[17]

b. Berkata Imam Ja’far al-Shaddiq :
ู…ู† ุงุญุจู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช , ูˆุญู‚ู‚ ุญุจู†ุง ููŠ ู‚ู„ุจู‡ , ุฌุฑุช ูŠู†ุงุจูŠุน ุงู„ุญูƒู…ุฉ ุนู„ู‰ ู„ุณุงู†ู‡
Siapa yang mencintai kami ahlu bait
dan menguatkan kecintaannya terhadap kami di dalam hatinya, maka akan keluarlah kata-kata hikmah dari lisannya.[18]

7. Mencintai ahlu bait akan mendapat syafaat di hari kiamat.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุดูุงุนุชูŠ ู„ุขู…ุชูŠ ู…ู† ุฃุญุจ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ
Golongan umatku yang akan mendapat syafaatku adalah mereka yang mencintai ahlu baitku.[19]

b. Rasulullah saw bersabda :
ุงู„ุฒู…ูˆุง ู…ูˆุฏุชู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช , ูุฅู†ู‡ ู…ู† ู„ู‚ูŠ ุงู„ู„ู‡ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ูˆ ู‡ูˆ ูŠูˆุฏู†ุง ุฏุฎู„ ุงู„ุฌู†ุฉ ุจุดูุงุนุชู†ุง
Hendaklah kalian tetap memelihara kasih sayang dengan kami ahlu bait, karena orang yang bertemu dengan Allah (pada hari kiamat kelak) dalam keadaan mencintai kami, ia akan masuk surga dengan syafaat kami.[20]

c. Rasulullah saw bersabda :
ุฃุฑุจุนุฉ ุฃู†ุง ุดููŠุน ู„ู‡ู… ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ : ุงู„ู…ูƒุฑู… ู„ุฐุฑูŠุชูŠ , ูˆุงู„ู‚ุงุถูŠ ู„ู‡ู… ุญูˆุงุฆุฌู‡ู… , ูˆุงู„ุณุงุนูŠ ู„ู‡ู… ููŠ ุฃู…ูˆุฑู‡ู… ุนู†ุฏ ู…ุง ุงุถุทุฑّูˆุง ุฅู„ูŠู‡ , ูˆ ุงู„ู…ุญุจ ู„ู‡ู… ุจู‚ู„ุจู‡ ูˆ ู„ุณุงู†ู‡ .
‘Empat golongan akulah yang akan memberinya syafaat di hari kiamat, yaitu : ‘Orang yang memuliakan keturunanku, orang yang membantu menutup kebutuhan mereka, membantu mereka dalam urusan-urusan mereka ketika mereka membutuhkannya, dan orang yang mencintai mereka dengan hatinya yang tulus dan dengan kata-
katanya.[21]

8. Mencintai ahlu bait akan meninggal dalam keadaan mati syahid.

a. Rasulullah saw bersabda :
ู…ู† ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ู…ุงุช ุดู‡ูŠุฏุง , ุฃู„ุงูˆ ู…ู† ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ู…ุงุช ู…ุบููˆุฑุง
ู„ู‡ , ุฃู„ุง ูˆ ู…ู† ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ู…ุงุช ุชุงุฆุจุง , ุฃู„ุง ูˆ ู…ู† ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ
ู…ุงุช ู…ุคู…ู†ุง ู…ุณุชูƒู…ู„ ุงู„ุงูŠู…ุงู†
Barang siapa meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, ia mati syahid. Sungguh orang yang meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, ia akan memperoleh ampunan atas doa-dosanya. Sungguh orang yang meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, ia mati dalam keadaan diterima taubatnya. Sungguh orang yang meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, ia mati sebgai orang yang beriman dan sempurna imannya.[22]

b. Rasulullah saw bersabda :
ุญุจู†ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุจูŠุช ูŠูƒูุฑ ุงู„ุฐู†ูˆุจ ูˆ ูŠุถุงุนู ุงู„ุญุณู†ุงุช
Mencintai kami ahlu bait akan menghapuskan kesalahan dan melipatgandakan kebaikan.[23]

9. Mencintai ahlu bait akan mendapatkan cahaya di hari kiamat.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุฃูƒุซุฑูƒู… ู†ูˆุฑุง ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุฃูƒุซุฑูƒู… ุญุจุง ู„ุขู„ ู…ุญู…ุฏ
Yang paling banyak cahanyanya di antara kalian di hari kiamat adalah yang paling banyak kecintaannya kepada keluarga Muhammad saw.[24]

b. Rasulullah saw bersabda :
ุฃู…ุง ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ุง ูŠุญุจ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ุนุจุฏ ุฅู„ุง ุฃุนุทุงู‡ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ ู†ูˆุฑุง ุญุชู‰ ูŠุฑุฏ ุนู„ูŠ ุงู„ุญูˆุถ
Demi Allah, tidaklah seorang hamba mencintai ahlu baitku kecuali Allah Azza Wa Jalla memberikannya cahaya hingga ia bertemu di telaga Haudh.[25]

10. Mencintai ahlu bait dijamin masuk surga dan selamat dari neraka.
a. Rasulullah saw bersabda :
ุฃู„ุง ูˆู…ู† ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ุจุดّุฑู‡ ู…ู„ูƒ ุงู„ู…ูˆุช ุจุงู„ุฌู†ุฉ
ุซู… ู…ู†ูƒุฑ ูˆ ู†ูƒูŠุฑ , ุฃู„ุง ูˆ ู…ู†
ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ูŠุฒูّ ุงู„ู‰ ุงู„ุฌู†ุฉ ูƒู…ุง ุชุฒู ุงู„ุนุฑูˆุณ ุงู„ู‰ ุจูŠุช ุฒูˆุฌู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู‡ุง ,
ุฃู„ุง ูˆ ู…ู† ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ูุชุญ ู„ู‡ ู…ู† ู‚ุจุฑู‡ ุจุงุจุงู† ุงู„ู‰ ุงู„ุฌู†ุฉ , ุงู„ุง ูˆ ู…ู† ู…ู€ู€ู€ู€ุงุช
ุนู„ู‰ ุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุงู„ุณู†ّุฉ ูˆ ุงู„ุฌู…ุงุนุฉ
Sungguh barang siapa meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, ia diberi kabar gembira oleh malaikat maut akan masuk surga, kemudian diberi tahu pula oleh dua malaikat yaitu Munkar dan Nakir. Sungguh orang yang meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, ia akan diarak masuk surga seperti pengantin perempuan di arak menuju rumah suaminya. Sungguh orang yang meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, di dalam kuburnya ia akan dibukakan dua pintu menuju surga. Sungguh orang yang meninggal dunia dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad saw, ia mati dalam lingkungan sunnah wal jamaah.[26]

b. Rasulullah saw bersabda :
ู…ุนุฑูุฉ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ุจุฑุงุกุฉ ู…ู† ุงู„ู†ุงุฑ , ูˆุญุจ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ุฌูˆุงุฒ ุนู„ู‰ ุงู„ุตุฑุงุท , ูˆ ุงู„ูˆู„ุงูŠุฉ
ู„ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ุฃู…ุงู† ู…ู† ุงู„ุนุฐุงุจ
Mengenal keluarga Muhammad saw membebaskan dari sentuhan api nereka, mencintai keluarga Muhammad saw merupakan kemudahan dalam melewati jembatan sirathol mustaqim, mengikuti keluarga Muhammad saw aman dari azab
neraka.[27]

c. Imam Ali bin Abi Thalib berkata :
ุฃุณุนุฏ ุงู„ู†ุงุณ ู…ู† ุนุฑู ูุถู„ู†ุง ูˆ ุชู‚ุฑّุจ ุงู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุจู†ุง ูˆุฃุฎู„ุต ุญุจู†ุง
Manusia yang paling bahagia adalah yang mengenal keutamaan kami ahlu bait, mendekatkan diri kepada Allah dengan sebab kami dan yang ikhlas dalam mencintai kami.

11. Mencintai ahlu bait akan berkumpul dengan Nabi saw di akhirat.

a. Rasulullah saw bersabda :
ูŠุฑุฏ ุนู„ูŠّ ุงู„ุญูˆุถ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ูˆู…ู† ุฃุญุจู‡ู… ู…ู† ุฃู…ุชูŠ ูƒู‡ุงุชูŠุช, ูŠุนู†ูŠ ุงู„ุณุจّุงุจุชูŠู†
Ahlu baitku akan berkumpul ditelaga Haudh bersama umatku yang paling mencintai mereka seperti ini (menunjukkan kedua jarinya yang saling menempel).[28]

b. Dari Imam Ali bin Abi Thalib, Rasulullah saw memegang tangan Hasan dan Husein dan bersabda :
ู…ู† ุฃุญุจู†ูŠ ูˆ ุฃุญุจ ู‡ุฐูŠู† ูˆ ุฃุจุง ู‡ู…ุง ูˆุฃู…ู‡ู…ุง , ูƒุงู† ู…ุนูŠ ููŠ ุฏุฑุฌุชูŠ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ
Siapa yang mencintai aku dan mencintai kedua anak ini serta ayah dan ibu dari keduanya, sesungguhnya ia bersamaku dalam derajatku di hari kiamat.[29]

12. Ahlu bait ibarat perahu Nabi Nuh as.

a. Dari Abu Dzar, Rasulullah saw bersabda :
ุฃู„ุง ุฅู†ّ ู…ุซู„ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ููŠูƒู… ู…ุซู„ ุณููŠู†ุฉ ู†ูˆุญ ู…ู† ู‚ูˆู…ู‡ , ู…ู† ุฑูƒุจุฉุง ู†ุฌุง ูˆู…ู† ุชุฎู„ّู
ุนู†ุฉุง ุบุฑู‚
Sungguh perumpamaan ahlu baitku terhadap kalian sepeti perahu Nabi Nuh as, siapa yang menaikinya akan selamat dan siapa yang meninggalkannya akan tenggelam.[30]

b. Rasulullah saw bersabda :
ู†ุญู† ุณููŠู†ุฉ ุงู„ู†ّุฌุงุฉ , ู…ู† ุชุนู„ّู‚ ุจู‡ุง ู†ุฌุง ูˆู…ู† ุญุงุฏ ุนู†ู‡ุง ู‡ู„ูƒ
Kami (ahlu bait) ibarat perahu
keselamatan, siapa yang mengikuti kami akan selamat dan siapa yang menyimpang dari kami akan celaka.[31]

13. Ahlu bait ibarat pintu pengampunan dosa.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุฅู†ّู…ุง ู…ุซู„ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ููŠูƒู… ู…ุซู„ ุจุงุจ ุญุทّุฉ ููŠ ุจู†ูŠ ุฅุณุฑุฆูŠู„ , ู…ู† ุฏุฎู„ู‡ ุบูุฑ ู„ู‡
Sesungguhnya perumpamaan ahlu baitku seperti pintu pengampunan dosa Bani Israil, siapa yang masuk ke dalamnya diampuni dosanya.[32]

Perkataan tentang pintu kebebasan

Bani Israil adalah isyarat yang diambil dari firman Allah swt kepada Bani Israil dalam surat al-Baqarah ayat 58 :
Dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan Katakanlah: “Bebaskanlah kami dari dosa”, niscaya kami ampuni kesalahan-kesalahanmu.

b. Imam Ali bin Abi Thalib berkata :
ูˆุงู„ู„ู‡ ุฅู†ّ ู…ุซู„ู†ุง ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุงู…ุฉ ูƒู…ุซู„ ุณููŠู†ุฉ ู†ูˆุญ , ูˆุงู†ّ ู…ุซู„ู†ุง ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุงู…ุฉ ูƒู…ุซู„ ุจุงุจ ุญุทّุฉ
ููŠ ุจู†ูŠ ุฅุณุฑุฆูŠู„
Demi Allah, sesungguhnya perumpamaan kami (ahlu bait) di tengah-tengah ummat sepeti perahu Nabi Nuh as, dan sesungguhnya perumpamaan kami (ahlu bait) di tengah-tengah ummat seperti pintu pengampunan dosa Bani Israil.[33]

14. Ahlu bait ibarat bintang.

a. Rasulullah saw bersabda :
ุงู„ู†ุฌูˆู… ุฃู…ุงู† ู„ุขู‡ู„ ุงู„ุฃุฑุถ ู…ู† ุงู„ุบุฑู‚ ูˆ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ุฃู…ุงู† ู„ุงู…ุชูŠ ู…ู† ุงู„ุงุฎุชู„ุงู
Bintang-bintang adalah petunjuk bagi penduduk bumi dari kesesatan, dan ahlu baitku pengaman bagi ummatku dari perselisihan.[34]

b. Rasulullah saw bersabda :
ุงู„ู†ุฌูˆู… ุฃู…ุงู† ู„ุขู‡ู„ ุงู„ุณู…ุงุก ูุฅุฐุง ุฐู‡ุจุช ุงู„ู†ุฌูˆู… ุฐู‡ุจ ุงู‡ู„ ุงู„ุณู…ุงุก , ูˆุงู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ุฃู…ุงู† ู„ุฃู‡ู„ ุงู„ุงุฑุถ ูุฅุฐุง ุฐู‡ุจ ุงู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ุฐู‡ุจ ุงู‡ู„ ุงู„ุงุฑุถ
Bintang adalah pengaman bagi penduduk langit, jika bintang musnah maka musnahlah penduduk langit. Ahlu baitku pengaman bagi penduduk bumi, jika musnah ahlu baitku maka musnahlah penduduk bumi.[35]

c. Imam Ali bin Abi Thalib berkata :
ุฃู„ุง ุฅู†ّ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุขู„ู‡ ูˆุณู„ّู… ูƒู…ุซู„ ู†ุฌูˆู… ุงู„ุณّู…ุงุก
Sungguh keluarga Muhammad saw adalah ibarat bintang di langit.[36]

Referensi diambil :

[1] Al-Showaiq al-Muhriqah : 172.
[2] Shahih Muslim (4/1873)
[3] Guror al-Hikam (1/211)
[4] Sunan al-Tirmidzi (5/664)
[5] Tarikh Damsyiq : 91.
[6] Kanz al-Ummal (12/105), al-Dur al-Mansur (6/7)
[7] Al-Mahasin (1/247)
[8] Kanz al-Ummal (13/645)
[9] Nur al-Abshor : 127.
[10] Makarim al-Akhlaq (2/363)
[11] Al-Mahasin (1/247)
[12] Al-Mu’jam al-Kabir (7/86)
[13] Dzakhair al-Uqba : 218, al-Showaiq al-Muhriqah : 230.
[14] Al-Mahasin (1/247)
[15] Al-Mujadalah : 22
[16] Sawahid al-Tanzil (2/330)
[17] Yanabi’ al-Mawaddah (2/332)
[18] Al-Mahasin (1/134)
[19] Tarikh Baghdad (2/146), al-Jami’ al-Shagir (2/49)
[20] Al-Mu’jam al-Ausath (3/26), Majma’ al-Zawaid (9/172)
[21] Ihya al-Mait : 52
[22] Tafsir al-Kasyaf (4/220-221)
[23] Irsyad al-Qulub : 253.
[24] Sawahid al-Tanzil (2/310)
[25] Sawahid al-Tanzil (2/310)
[26] Tafsir Al-Kasyaf (4/220-221)
[27] Tarikh Baghdad (12/91), Faraidh al-Simthin (2/242)
[28]Dzakhoir al-Uqba : 18, Maqatil Thalibiyin : 76.
[29] Musnad Ahmad (1/77), Sunan Tirmidzi (5/641), Fadhail al-Sahabah (2/694)
[30] Al-Mustadrak ‘Ala Shaihain (3/163), Yanabi’ al-Mawaddah (1/94)
[31] Faraid al-Simthin (1/37)
[32] Al-Shawaiq al-Muhriqah : 152
[33] Kanz al-Ummal (2/434)
[34] Al-Mustadrak ‘Ala Shahihain (3/162)
[35] Yanabi’ al-Mawaddah (2/17)
[36] Nahj al-Balaghoh, khutbah no. 100.

Al Imam Al Habib Muhammad Bin Ali Bin Alawi Khird Ba’alawi dalam kitabnya AL GHURAR bahwa Rasulullah saw bersabda :
ุญุจูŠ ูˆุญุจ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ู†ุงูุน ููŠ ุณุจุนุฉ ๏ปฃ๏ปฎ๏บ๏ปƒ๏ปฆ ุฃู‡ูˆุงู„ู‡ู† ุนุธูŠู…ุฉ…
ุนู†ุฏ ุงู„ูˆูุงุฉ
ูˆุนู†ุฏ ุงู„ู‚ุจุฑ
ูˆุนู†ุฏ ๏บ๏ปŸ๏ปจ๏บธ๏บฎ
ูˆุนู†ุฏ ๏บ๏ปŸ๏ปœ๏บ˜๏บŽ๏บ
ูˆุนู†ุฏ ุงู„ุญุณุงุจ
ูˆุนู†ุฏ ุงู„ู…ูŠุฒุงู†
ูˆุนู†ุฏ ๏บ๏ปŸ๏บผ๏บฎ๏บ๏ป
Mencintaiku dan mencintai keluargaku bermanfaat di 7 tempat2 mulia :
1. Ketika wafat.
2. Ketika di qubur.
3. Ketika di bangkitkan.
4. Ketika pencatatan.
5. Ketika penghisaban.
6. Ketika di timbangan Mizan.
7. Ketika di jembatan shirath.

– Di riwayatkan oleh Sayyidina Hasan Bin Ali Bin Abi Thalib bahwa Rasulullah saw bersabda :
ู„ูƒู„ ุดูŠุก ุฃุณุงุณ ، ูˆุฃุณุงุณ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุญุจ ุฃุตุญุงุจ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูˆุญุจ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชู‡.
Setiap sesuatu memiliki asas dan asas islam adalah mencintai sahabat dan keluarga rasulullah saw.

– Di riwayatkan oleh AL IMAM AT TABRANI DARI SAYYIDINA ALI R.A. Bahwa Rasulullah saw bersabda:
ุฃูˆู„ ู…ู† ูŠุฑุฏ ุงู„ุญูˆุถ ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ูˆู…ู† ุฃุญุจู†ูŠ ู…ู† ุฃู…ุชูŠ.

Pertama yang sampai di telaga haudh adalah keluargaku dan mereka yang mencitaiku dari golongan umatku.
-ู„ุงูŠุจุบุถู†ุง ูˆู„ุงูŠุญุณุฏู†ุง ุฃุญุฏ ุฅู„ุง ุฐูŠุฏ ุนู† ุงู„ุญูˆุถ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุจุณูŠุงุท ู…ู† ุงู„ู†ุงุฑ.
Tidaklah yang membenci kami ( nabi saw dan keluarganya ) dan tidak pula menhasud kami kecuali dia terusir dari telaga haudh pada hari kiamat

-Di riwayatkan dalam kitab AL GHURAR:
ู…ู† ู…ุงุช ุนู„ู‰ ุจุบุถ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ุฌุงุก ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ู…ูƒุชูˆุจุง ุจูŠู† ุนูŠู†ูŠู‡ ุขูŠุณ ู…ู† ุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡.
Siapa yang mati dalam keadaan benci keluarga rasulullah saw, dia akan datang pada hari kiamat , tertulis diantara kedua matanya orang yang tidak mendapat rahmat Allah swt.

– ุญุฑู…ุช ุงู„ุฌู†ุฉ ุนู„ู‰ ู…ู† ุธู„ู… ุฃู‡ู„ ุจูŠุชูŠ ุฃูˆ ู‚ุชู„ู‡ู… ุฃูˆ ุฃุนุงู† ุนู„ูŠู‡ู… ุฃูˆ ุณุจู‡ู….
*Diharamkan syurga atas siapa yang mendzolimi keluargaku.*
--------------<>---------------<>---------------<>----------[]

๐ŸŒด๐ŸŒน❤️๐Ÿ˜Š๐Ÿ™๐Ÿฟ