Sekitar 100 Jenazah Warga Gaza Dimakamkan, Termasuk 60 Anak yang Ditemukan di Reruntuhan Zeitoun
Selasa, 20 Oktober 2026
Faktakini.info, Jakarta - Sekitar 100 warga Palestina dimakamkan dalam sebuah prosesi pemakaman di Kota Gaza setelah jasad atau sisa-sisa jenazah mereka berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah yang hancur akibat perang.
Prosesi pemakaman berlangsung pada Ahad (6/9/2026) di kawasan Zeitoun, Gaza City. Dari sekitar 100 korban tersebut, diperkirakan 60 di antaranya merupakan anak-anak.
Kantor berita Palestina WAFA melaporkan bahwa jasad para korban ditemukan dari puing-puing sejumlah bangunan milik keluarga Malka, Irheim, al-Balaawi, dan Salmi di kawasan Zeitoun.
Bangunan-bangunan tersebut hancur selama serangan pada bulan-bulan awal perang di Gaza. Sebagian korban diduga tertimbun bersama anggota keluarga lainnya ketika rumah mereka runtuh.
Sebelum dimakamkan, jenazah dibawa melewati kawasan permukiman dengan diiringi keluarga korban dan warga setempat. Banyak jenazah dibungkus dengan bendera Palestina sebagai penghormatan terakhir.
Prosesi kemudian dilanjutkan menuju Pemakaman Syuhada di kawasan Zeitoun, dekat Rumah Sakit al-Ahli Arab, tempat sejumlah liang kubur telah dipersiapkan.
Proses pencarian dan pengangkatan jenazah dilakukan oleh tim setempat dengan bantuan peralatan berat, termasuk ekskavator, truk, dan buldoser. Komite Internasional Palang Merah turut bekerja sama dalam upaya pemulihan tersebut.
Menurut otoritas Palestina, ribuan jasad lainnya masih diperkirakan berada di bawah reruntuhan bangunan di Gaza.
Keterbatasan alat berat, luasnya kerusakan bangunan, serta sulitnya melakukan identifikasi membuat pencarian korban berlangsung lambat.
Bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, pemakaman ini menjadi momen untuk memberikan penghormatan terakhir kepada orang-orang yang selama ini belum ditemukan.
Peristiwa tersebut juga memperlihatkan besarnya kebutuhan akan dukungan kemanusiaan dan peralatan pencarian korban untuk membantu keluarga memperoleh kepastian mengenai nasib orang-orang yang hilang.
Sumber: WAFA, Anadolu Agency, dan MUI Digital, September 2026.

