PERNYATAAN DUKA MASYARAKAT 3 DISTRIK KABUPATEN NDUGA ATAS PEMBUNUHAN OPM TERHADAP SUPIR

 


Rabu, 16 September 2026

Faktakini.info

PERNYATAAN DUKA MASYARAKAT 3 DISTRIK KABUPATEN NDUGA ATAS PEMBUNUHAN OPM TERHADAP SUPIR

Hari ini kami duduk di tanah, di depan sekolah anak-anak kami di gunung.
Kami bukan duduk karena upacara, kami duduk karena hati kami sakit.
Baru kemarin kami dengar sopir kami ditembak di Habema.
Sopir itu bukan orang Toraja saja, bukan pendatang saja.
Bagi kami masyarakat kecil di Nduga, dia sudah seperti orang Nduga.
Sudah berapa tahun dia layani kami, bawa makanan kami, bawa mama-mama jualan, bawa anak-anak kami dari Wamena ke Nduga dengan selamat.
Sekarang dia sudah tidak ada. Kami kehilangan.
Mau cari sopir seperti dia di mana lagi di gunung ini?
Anak-anak sekolah menangis, mama-mama menangis, bapa-bapa tunduk kepala. Kami rasa kehilangan paling dalam.
Kami sampaikan Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya untuk keluarga almarhum Sopir Aris Sanda. Semoga Tuhan beri kekuatan buat keluarga yang ditinggalkan di Toraja sana. Doa kami dari pegunungan Nduga menyertai kalian.

Untuk saudara-saudara kami OPM di hutan,
Dengan hati yang hancur kami minta:
Stop sudah, jangan sembarang tembak sopir.
Sopir itu bukan musuh. Dia tidak bawa senjata. Dia bawa kehidupan untuk kami di Nduga.
Kalau ada masalah, tanya dulu, lihat bukti dulu, jangan langsung tembak orang tidak bersalah.
Setiap peluru yang kena sopir, yang luka itu hati kami masyarakat Nduga juga.
Kami masyarakat Nduga mau hidup damai, mau anak-anak sekolah aman, mau jalan Wamena-Nduga aman.
Jangan tambah air mata lagi di atas tanah ini.
Wa, Tuhan Tolong Nduga.
Hormat kami,
Masyarakat & Anak Sekolah 3 Distrik Kab. Nduga#DukaNduga #StopTembakSopir #NdugaBerduka