MBG Kembali Menghebohkan! 1.950 Orang Diduga Keracunan
Jum'at, 11 September 2026
Faktakini.info, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah hampir 2.000 orang dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan dalam sejumlah kejadian di beberapa daerah Indonesia.
Associated Press melaporkan, sekitar 1.950 orang di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Aceh, dan Sulawesi Selatan mengalami gejala seperti diare, mual, dan muntah setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG. Kasus terbesar dilaporkan terjadi di Rembang, Jawa Tengah, dengan lebih dari 770 orang terdampak.
Peristiwa tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Program MBG sendiri dirancang untuk menjangkau puluhan juta penerima, termasuk pelajar, balita, serta ibu hamil. Namun, semakin luasnya cakupan program juga membuat pengawasan terhadap proses pengadaan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi makanan menjadi semakin penting.
Menurut laporan tersebut, sejak program dimulai pada Januari 2025, jumlah orang yang terdampak kasus keracunan yang diduga berkaitan dengan MBG telah mencapai lebih dari 50.000 orang.
Pemerintah kini melakukan evaluasi terhadap ribuan pusat distribusi makanan. Sejumlah dapur juga telah ditutup karena persoalan sanitasi.
Kasus terbaru ini pun menjadi ujian besar bagi pemerintah: mampukah program makan bergizi dengan cakupan sangat luas dijalankan sekaligus dengan standar keamanan makanan yang ketat?
Di satu sisi, MBG ditujukan untuk memperbaiki gizi masyarakat. Namun di sisi lain, keamanan makanan menjadi syarat mutlak agar program tersebut tidak justru menimbulkan persoalan baru.
Program besar membutuhkan pengawasan besar. Dan kasus keracunan berulang menjadi alarm agar standar keamanan pangan tidak boleh ditawar.
Foto: Siswa dirawat di rumah sakit setelah menyantap MBG di Sidoarjo, Jawa Timur. (Reuters: Suryanto)
