Jorge Jesus Masih Percaya Cristiano Ronaldo di Usia 41 Tahun, Gonçalo Ramos Jadi Sorotan

 


Selasa, 29 September 2026

Faktakini.info, Jakarta - Keputusan Jorge Jesus tetap memasukkan Cristiano Ronaldo dalam skuad Timnas Portugal kembali menjadi sorotan. Di usia 41 tahun, megabintang yang telah menjadi ikon sepak bola Portugal itu masih dipercaya menjadi bagian dari skuad nasional di bawah kepemimpinan Jesus.

Dalam daftar pemanggilan pertamanya sebagai pelatih Portugal, Jorge Jesus memasukkan nama Cristiano Ronaldo bersama sejumlah pemain senior dan generasi baru seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leão, João Félix, Vitinha hingga Gonçalo Ramos. Jesus juga menegaskan bahwa Ronaldo tidak menjadi masalah bagi tim.

Keputusan tersebut menjadi semakin menarik setelah Portugal menghadapi Wales dan Norwegia pada September 2026.

Saat menghadapi Norwegia pada Minggu (27/9/2026), Ronaldo justru tidak dimainkan. Portugal tetap mampu meraih kemenangan 2-1. Gonçalo Ramos yang mendapat kesempatan tampil sejak awal mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan kesalahan kiper Norwegia, sementara satu golnya lainnya dianulir karena offside.

Jorge Jesus sebelumnya bahkan telah memiliki kesepakatan dengan Ronaldo bahwa sang kapten akan dimainkan sekitar 30 menit terakhir pertandingan. Namun, rencana tersebut berubah karena jalannya pertandingan.

Menurut Jesus, Gonçalo Ramos tampil baik sehingga tidak ada alasan untuk menggantinya pada saat itu.

“Saya bahkan sudah sepakat dengannya bahwa dia akan masuk dalam 30 menit terakhir, tetapi pertandingan tidak membutuhkan itu. Gonçalo Ramos bermain bagus, mencetak satu gol dan satu gol lainnya dianulir,” kata Jesus.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa meski Ronaldo masih dipercaya, Jesus juga membuka ruang bagi pemain generasi berikutnya.

Gonçalo Ramos sendiri akhirnya mendapatkan kesempatan lebih besar. Penyerang yang kini bermain untuk AC Milan itu tampil 81 menit melawan Norwegia dan mencetak gol kemenangan Portugal. Seusai pertandingan, Ramos mengaku merasa semakin mendapatkan kepercayaan dari pelatih dan rekan-rekannya.

Ronaldo Masih Jadi Bagian Penting Portugal

Kehadiran Ronaldo di skuad Portugal bukan semata-mata persoalan usia. Pengalaman panjang, status sebagai kapten, serta perannya dalam sejarah sepak bola Portugal membuat dirinya tetap menjadi salah satu figur penting di ruang ganti.

Namun, pertandingan melawan Norwegia juga memperlihatkan bahwa status bintang besar tidak otomatis membuat seorang pemain selalu menjadi pilihan utama dalam setiap pertandingan.

Jorge Jesus menunjukkan fleksibilitas tersebut. Ronaldo dipanggil, tetapi ketika kondisi pertandingan tidak membutuhkan kehadirannya, sang pelatih memilih mempertahankan Ramos hingga menit ke-81.

Hal itu sekaligus memberikan pesan kepada pemain-pemain muda Portugal bahwa kesempatan tetap terbuka.

Ramos sendiri telah lama berada di belakang Ronaldo dalam persaingan posisi penyerang Portugal. Kini, pada usia 25 tahun, ia kembali mendapat kesempatan membuktikan dirinya.

Dan kesempatan itu langsung dimanfaatkannya dengan mencetak gol kemenangan atas Norwegia.

Dua Generasi dalam Satu Tim

Situasi Ronaldo dan Ramos menggambarkan proses pergantian generasi yang sedang berlangsung di Timnas Portugal.

Di satu sisi, Portugal masih memiliki Ronaldo sebagai salah satu pemain paling berpengalaman dalam sejarah sepak bola dunia.

Di sisi lain, muncul generasi baru yang harus mulai mengambil peran lebih besar.

Jorge Jesus tampaknya tidak melihat keduanya sebagai sesuatu yang harus dipertentangkan. Ronaldo tetap dipanggil, sementara Ramos diberi kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kemampuannya.

Bahkan ketika Ronaldo berada di bangku cadangan, Portugal tetap mampu meraih kemenangan.

Dengan demikian, persoalannya bukan sekadar apakah Ronaldo masih pantas berada di Timnas Portugal pada usia 41 tahun.

Pertanyaan yang lebih menarik adalah bagaimana Jorge Jesus menggabungkan pengalaman sang legenda dengan munculnya generasi baru Portugal.

Untuk saat ini, jawabannya terlihat jelas: Ronaldo masih menjadi bagian dari proyek Portugal, tetapi pemain seperti Gonçalo Ramos juga mulai mendapatkan ruang untuk mengambil peran yang lebih besar.

Pertandingan berikutnya akan kembali menjadi ujian bagi keputusan Jesus dalam mengatur keseimbangan antara pengalaman dan regenerasi.

Cristiano Ronaldo masih ada. Gonçalo Ramos mulai menunjukkan bahwa dirinya juga siap mengambil kesempatan.