HILMI FPI Ciamis Antar Santriwati ke RS Hasan Sadikin Bandung

 


Selasa, 2 September 2026

Faktakini.info

MALAM-MALAM PENUH PERJUANGAN DEMI KESEMBUHAN NENG GILDA — HILMI CIAMIS GERAK CEPAT ANTARKAN SANTRIWATI 14 TAHUN KE RSHS BANDUNG.

HILMI FPI Ciamis Antar Santriwati ke RS Hasan Sadikin Bandung

Tasikmalaya–Bandung, 1 September 2026 — Di tengah keterbatasan dan perjuangan melawan penyakit, seorang santriwati bernama Gilda Sri Nasita, usia 14 tahun, terus berikhtiar mendapatkan kesembuhan.

Neng Gilda merupakan seorang santriwati di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya. Ia tinggal di Kampung Margajaya RT/RW 05/05, Desa Karyawangi, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Berdasarkan keterangan keluarga, Neng Gilda sedang menjalani pengobatan dengan diagnosis J33 – Nasal Polyp (Polip Hidung).

RESPONS CEPAT RELAWAN

Pada Senin malam, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, tim relawan menerima telepon dari keluarga Neng Gilda yang membutuhkan bantuan transportasi ambulans untuk membawa pasien menjalani pemeriksaan dan pengobatan lanjutan.

Mendapatkan informasi tersebut, tim relawan HILMI FPI Ciamis segera merespons. Dari Pondok Pesantren Salafiyyah Manhajul Ulum Rajadesa, Kabupaten Ciamis, tim berangkat sekitar pukul 22.00 WIB menuju kediaman pasien.

Setelah menempuh perjalanan, tim tiba di rumah Neng Gilda sekitar pukul 23.30 WIB.

Keesokan paginya, Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, pasien bersama keluarga kemudian diantar menggunakan Ambulans DPW FPI Kabupaten Ciamis menuju Rumah Sakit TMC Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan surat rujukan.

Setelah melalui proses administrasi, alhamdulillah surat rujukan berhasil diperoleh dan pasien mendapatkan rujukan untuk melanjutkan pemeriksaan ke Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim kembali melanjutkan perjalanan dari RS TMC Kota Tasikmalaya menuju Bandung.

Sekitar pukul 12.30 WIB, pasien bersama keluarga dan tim relawan berhenti sejenak di rest area pertama Tol Cileunyi untuk melaksanakan salat Dzuhur. Setelah menunaikan salat, perjalanan kembali dilanjutkan menuju RSHS Bandung.

Alhamdulillah, sekitar pukul 13.30 WIB, pasien tiba di RSHS Bandung dan langsung menjalani proses pemeriksaan.

Dalam proses pendampingan di Bandung, tim juga mendapatkan bantuan dari Ibu Imas, relawan Srikandi Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, yang turut membantu mendampingi pasien dan keluarga selama proses pengobatan.

PEMERIKSAAN DI RSHS BANDUNG

Alhamdulillah, seluruh proses pemeriksaan pasien pada hari ini, 1 September 2026, dapat diselesaikan.

Pasien telah menjalani pemeriksaan di Poli THT, kemudian diarahkan ke bagian Radiologi untuk mendapatkan jadwal pemeriksaan lanjutan.

Adapun jadwal pemeriksaan yang diperoleh:

- Pemeriksaan laboratorium Ureum & Kreatinin:

  28 Oktober 2026, pukul 07.00–08.00 WIB

- Pemeriksaan CT Scan:

  29 Oktober 2026

Untuk sementara, pasien juga telah diberikan obat dan cairan sesuai kebutuhan medis sambil menunggu jadwal pemeriksaan lanjutan.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, sekitar pukul 15.30 WIB, tim relawan bersama pasien dan keluarga kembali melakukan perjalanan menuju Tasikmalaya.

Dengan izin Allah SWT dan berkat kelancaran perjalanan, rombongan akhirnya tiba dengan selamat di rumah pasien sekitar pukul 20.20 WIB.

SETITIK KEPEDULIAN, SEJUTA HARAPAN

Perjalanan ini mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga Neng Gilda, kehadiran ambulans dan para relawan menjadi bagian penting dalam perjuangan mereka mencari kesembuhan.

Di usia yang masih sangat muda, Neng Gilda seharusnya masih menikmati masa belajar dan menuntut ilmu sebagai seorang santriwati. Namun kini ia harus menghadapi ujian berupa penyakit yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan berkelanjutan.

Semoga setiap kilometer perjalanan yang ditempuh, setiap tenaga yang diberikan, dan setiap doa yang dipanjatkan menjadi amal kebaikan di hadapan Allah SWT.

Kami memahami bahwa tidak semua keluarga mampu menanggung biaya operasional perjalanan menuju rumah sakit rujukan. Karena itu, hadirnya pelayanan ambulans kemanusiaan diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang berjuang.

Mari kita doakan bersama Neng Gilda Sri Nasita.

Semoga Allah SWT mengangkat penyakitnya, memberikan kesembuhan yang sempurna, memudahkan seluruh proses pemeriksaan dan pengobatannya, serta memberikan kekuatan dan kesabaran kepada Neng Gilda dan keluarganya.

“Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Neng Gilda, memberikan kesehatan, kekuatan, serta umur yang penuh keberkahan agar kelak dapat kembali belajar, mengaji, dan menuntut ilmu dengan penuh semangat.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Terima kasih kepada seluruh relawan yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membantu sesama. Semoga setiap langkah dalam misi kemanusiaan ini menjadi ladang pahala dan keberkahan.

Salam Kemanusiaan.

Kemanusiaan Tanpa Batas.