Boss OPM Ditangkap! Abdon Kisamdu Diduga Hendak Borong Senjata Api di Yahukimo
Ahad, 20 September 2026
Faktakini.info, Jakarta - Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, ditangkap aparat TNI setelah mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026).
Penangkapan dilakukan oleh pasukan Yon 426 Pazgat dan Satgas Kenali Kogabwilhan III. Abdon diamankan sesaat setelah turun dari pesawat Trigana Air yang mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai sekitar pukul 14.59 WIT.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan Abdon sebelumnya telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri.
Sebelum pesawat mendarat, aparat disebut telah mengamankan akses keluar-masuk bandara. Begitu Abdon turun dari pesawat, personel TNI langsung melakukan penyergapan dan mengamankannya ke salah satu ruang isolasi di Bandara Nop Goliat Dekai.
Mengaku Hendak Transaksi Senjata Api
Menurut Lucky, dalam pemeriksaan awal Abdon mengaku datang ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di wilayah Kali Seng, Yahukimo.
Dugaan tersebut disebut diperkuat dengan temuan percakapan pada gawai milik Abdon yang diduga berkaitan dengan rencana transaksi senjata tersebut.
“Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang, di daerah Kali Seng Yahukimo,” kata Lucky, seperti dikutip detik.
Meski demikian, informasi mengenai jenis dan jumlah senjata api yang hendak dibeli maupun identitas pihak yang diduga menjadi penjual belum disampaikan secara rinci oleh aparat.
Sudah Lama Masuk DPO
Lucky menyebut Abdon merupakan salah satu orang yang telah lama menjadi target operasi karena masuk dalam DPO Mabes Polri.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai keberadaan Abdon di dalam pesawat Trigana Pax PK-YSC jenis Boeing 737-500 yang menuju Dekai.
Setelah diamankan, Abdon kemudian menjalani pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap aktivitas serta tujuan kedatangannya di wilayah Yahukimo.
TNI Tegaskan Penegakan Hukum Berlanjut
Dalam keterangannya, Lucky juga mengaitkan Abdon dan kelompoknya dengan sejumlah aksi kekerasan yang disebut terjadi di wilayah Pegunungan Bintang.
Ia menyebut pimpinan TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Ananias Ati Mimin, memiliki kedekatan dan kesamaan pandangan dengan Panglima Komando Daerah Perang III Ndugama TPNPB-OPM, Egianus Kogoya.
Lucky menegaskan aparat TNI-Polri akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam aksi kekerasan dan tindak kriminal di Tanah Papua.
Penangkapan Abdon kini menjadi bagian dari proses hukum dan pendalaman aparat untuk mengungkap dugaan jaringan serta rencana transaksi senjata api di wilayah Yahukimo.



