29 Orang Tewas di Papua Pegunungan, Polisi Catat 76 Aksi Kekerasan Sepanjang 2026
Kamis, 24 September 2026
Faktakini.info, Jakarta - Situasi keamanan di Papua Pegunungan kembali menjadi sorotan. Kepolisian mencatat puluhan korban jiwa akibat berbagai gangguan keamanan yang dikaitkan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) sepanjang Januari hingga September 2026.
Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin menyampaikan, sedikitnya 29 orang meninggal dunia dalam berbagai insiden keamanan di wilayah Papua Pegunungan selama periode tersebut.
Data itu disampaikan Patrige dalam rapat koordinasi keamanan dan ketertiban masyarakat bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan di Wamena, Rabu (23/9/2026).
Selain korban jiwa, aparat mencatat 76 aksi yang meliputi penembakan, pembakaran, kontak tembak, penganiayaan, pemalangan, penyanderaan, pengancaman hingga perampasan senjata api. �
Antara News Bengkulu +1
Dari 29 orang yang meninggal dunia, sebanyak 25 orang disebut merupakan warga sipil. Sementara itu, dua korban berasal dari unsur TNI dan dua lainnya dari unsur Polri. �
Cedar News
Angka tersebut menunjukkan bahwa warga sipil masih menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak dari konflik bersenjata dan gangguan keamanan di kawasan tersebut.
Kapolda menyebut situasi itu menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga keamanan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Penanganan persoalan keamanan di Papua Pegunungan tidak hanya berkaitan dengan operasi aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan.
Di tengah kondisi tersebut, pemerintah dan aparat keamanan menghadapi tantangan untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan sekaligus mencegah terjadinya kekerasan berikutnya.
Data kepolisian tersebut menggambarkan panjangnya persoalan keamanan di Papua Pegunungan yang hingga kini masih membutuhkan penanganan berkelanjutan.
Foto: Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin