Kasus Penistaan Al-Qur'an, Perilaku Stakeholder Newport mesti bertanggung jawab secara hukum
Selasa, 11 Agustus 2026
Faktakini.info
Perilaku Stakeholder newport mesti bertanggung jawab secara hukum
Damai Hari Lubis
Ketua Umum KORLABI
(Newport meniru gaya holliwings kenapa berani)
Diluar daripada perilaku pengelola atau owner newport atau pihak pihak yang harus bertanggung jawab kepada para aparatur hukum, sesuai dan sebatas ketentuan hukum positif terkait sayembara membaca ayat al quran dengan hadiah dapat gratisan minum minuman beralkohol merek New Port.
Yang perlu dipertanyakan dan serius dikaji serta intropeksi_evaluasi kenapa mereka berani melakukan ujar kebencian kepada umat muslim siapa pabrik produsen dibelakang mereka, ini pertanyaan politis_bisnis yang wajar dipertanyakan. Karena berani endorse secara transparansi melalui media sosial publik untuk maksud dengan sengaja menyinggung dan bangkitkan amarah golongan muslim yang faktual mayoritas di negara ini dan haram meminum minuman beralkohol.
Dan sepatutnya tidak sekedar dipertanyakan namun juga butuh pendalaman, kenapa mereka berlaku nekad walau mereka tahu bahwasanya pemangku jabatan penyelenggara negara pada umumnya baik pejabat di kursi legislatif, yudikatif terlebih jabatan eksekutif mulai dari Presiden RI sampai dengan Bupati bahkan mayoritas pengemban jabatan Kepala Desa adalah mayoritas muslim.
Dan pola ujar kebencian ini bukan satu kali, sebelumnya ada cafe holliwings yang ditutup oleh Anies Baswedan saat menjabat Gubernur DKI namun sepertinya para pengusaha minuman keras bergeming, tetap berusaha mencoba amarah publik yang bisa mengundang perilaku anarkis.
Maka apakah para pemimpin di negara ini sudah banyak yang mengidap sakit mentalitas (dan moralitas) level kronis ? Termasuk para pemimpin ummat di masing masing majelis di tanah air (general), sehingga faktor kelemahan mentalitas dan moralitas ditengarai merasuki sektor budaya para pemimpin, sehingga kerudakan budaya moral ini menjadi celah kenekatan para pengusaha_produsen minuman keras untuk berulang "uji coba "marketing" yang disponsori produsen minuman keras tingkat global (intenasional) perihal batasan tingkat kesadaran pejabat penyelenggara negara sekaligus umat muslim khususnya ditanah air apakah sudah menerima mereka apakah sudah rusak total attitude kepribadian anak bangsa ? Tentu hal ini patut mencambuk identitas "para jiwa mayoritas" selaku warga negara sah yang harus korektif pada ketentuan penegakan dan kepastian hukum.
Mujahid 212 Desak Anies Tindak Tegas Holywings https://share.google/1inMQ7qegq1vY1yHV
Holywings Jakarta Disikat Anies, Hotman Paris Bilang Begini https://share.google/rOWQkJFyzFLiRXYwJ
